“Dengan tambahnya ini nanti mengurangi beban pelayanan di dua posyandu sebelumnya,” kata Maryono.
Bangunan Posyandu Nusa Indah 3 berada di depan Kantor Kelurahan. Ukurannya 4x5 meter. Menurutnya pembangunan ini dilakukan menggunakan sumber APBD Perubahan tahun lalu. Nilainya Rp150 juta. Pengerjaannya menggunakan skema penunjukkan langsung.
“Selain untuk posyandu ini seharinya nanti dijadikan bangunan puskesmas pembantu. Tiap kelurahan harus ada satu puskesmas pembantu,” ucapnya.
Posyandu Nusa Indah 3 nantinya akan melayani masalah kesehatan untuk RT 19 dan 20 yang berada di kompleks perum HOP 1. Kemudian RT 21 dan 22 di area Pisangan. Sebelumnya RT 19 dan 20 ini masuk cakupan Posyandu Nusa Indah 1, sedangkan RT 21 dan 22 Nusa Indah 2.
“Kegiatan posyandu ini dilakukan sebulan sekali,” tutur dia.
Hingga kini peresmian bangunan belum dilakukan. Tetapi target penggunaan bangunan terjadi pada bulan depan. Saat ini kelurahan masih melakukan penyiapan kader sekaligus melakukan pendataan.
Kehadiran tiga posyandu ini dirasa belum cukup. Mengingat Satimpo terdiri dari 25 RT. Dijelaskan Maryono idealnya memiliki enam posyandu. Dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan perusahaan terkait dengan kesiapan tempat untuk bangunan posyandu.
“Seperti yang ada di Nusa Indah 1. Istri karyawan nanti juga diarahkan untuk membantu pelayanan di bidang kesehatan,” terangnya. OkBaca Juga: Isu Pungutan Liar untuk Perpisahan Siswa di Samarinda Kembali Mencuat, Disdikbud Samarinda Ancam Sanksi Sekolah Bandel
Manfaat dari bangunan posyandu ini tentunya dalam memberikan pelayanan maksimal di bidang kesehatan. Apalagi Pemkot Bontang cukup fokus dengan penanganan stunting.
Editor : Uways Alqadrie