Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kabar Baik Ini! Neni Janjikan Tahun Ini Bagi-Bagi Sepatu, Seragam, dan Tas Sekolah Secara Gratis ke Seluruh Siswa

Adhiel kundhara • Senin, 3 Maret 2025 | 05:15 WIB
RINGANKAN BEBAN: Neni Moerniaeni menjanjikan tahun ini distribusi perlengkapan sekolah gratis menyasar seluruh siswa. (ADIEL KUNDHARA/KP)
RINGANKAN BEBAN: Neni Moerniaeni menjanjikan tahun ini distribusi perlengkapan sekolah gratis menyasar seluruh siswa. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID-Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menjanjikan distribusi perlengkapan sekolah gratis tahun ini berbeda dengan sebelumnya.

Pasalnya menyasar seluruh siswa di jenjang SD hingga SMP. Itu diungkapkan saat kegiatan penyambutan kepala daerah setelah melakoni retret di Akmil Magelang.

“Khusus seragam, tas, dan sepatu gratis tidak hanya untuk kelas awal di jenjang SD dan SMP, tetapi semua,” kata Neni saat memberi sambutan di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Sabtu (1/3).

Sasaran penerima bantuan perlengkapan sekolah gratis itu sesuai dengan apa yang telah dijanjikan saat masa kampanye.

Bahkan, pihaknya telah menyampaikan permintaan itu kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

“Kami akan revisi agar semua siswa mendapatkan bantuan tersebut,” ucapnya dibarengi dengan riuh tepuk tangan dari seluruh orang yang hadir di lokasi kegiatan tersebut.

Sebelumnya Disdikbud Bontang hanya mengalokasikan anggaran untuk bantuan perlengkapan sekolah untuk kelas 1 SD dan 7 SMP di APBD tahun ini. Nominalnya pun tidak jauh beda dengan tahun lalu.

Diketahui untuk pengadaan seragam gratis tahun lalu dianggarkan Rp 3,5 miliar. Terbagi menjadi dua paket. Sebanyak 4.427 pasang dengan alokasi Rp 1,7 miliar. Kemudian 4.707 pasang dengan alokasi Rp 1,8 miliar.

Sementara untuk pengadaan tas sekolah gratis dikucur Rp 1,4 miliar. Berdasarkan data Disdikbud Bontang nantinya ada 7.747 jumlah tas yang dibuat pemenang e-katalog. Adapun sepatu Rp 738 juta, seragam batik Rp 12 miliar, dan buku tulis Rp 1,3 miliar.

Kepala Disdikbud Bambang Cipto Mulyono menuturkan bisa saja terjadi perubahan terkait alokasi anggaran untuk perlengkapan sekolah gratis.

Jika sasarannya berubah untuk seluruh siswa maka perlu penambahan anggaran. Teknis itu bisa dilakukan ketika ada pergeseran anggaran mendahului perubahan.

“Wujud perlengkapan sekolah gratisnya berupa seragam, tas, dan sepatu. Buku tulis tidak masuk begitupun seragam batik karena semua sudah mendapatkan di tahun lalu,” pungkasnya. (rd)

Editor : Romdani.
#bontang #seragam gratis #pendidikan gratis