KALTIMPOST.ID-Hujan yang turun dengan intensitas tinggi sejak dini hari tadi membuat sejumlah wilayah di Bontang tergenang air.
Bahkan turap yang berada di Kompleks Perum Bontang Permai tidak mampu menahan luapan air sungai. Lantas, air pun akhirnya menyasar permukiman di RT 7 Kelurahan Api-Api tersebut.
Ketua RT 7 Api-Api Sunarso mengatakan turap jebolnya sekitar 13.30 Wita lalu. Tepatnya di Gang Catur 4. Turap sungai yang rebah itu sepanjang 27 meter dengan ketinggian satu meter. “Itu bangunan tambahan yang rebah,” kata Sunarso.
Saat ini kondisi ketinggian air di lokasi tersebut mencapai 1 meter. Air pun terus menyasar ke beberapa wilayah.
Jebolnya turap itu tidak bisa diprediksikan sebelumnya. Padahal warga masih melakukan kerja bakti di lokasi lain saat yang sama. Menutup luapan air sungai dengan material yang ada. “Biasanya turap itu tidak apa-apa tetapi ini jebol mendadak,” ucapnya.
Saat ini aliran listrik masih terdistribusi di wilayah tersebut. Kendati ratusan rumah mulai terendam air. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang juga telah turun lapangan mengevakuasi warga yang sakit untuk dibawa ke tempat yang lebih aman.
“Aktivitas warga saat ini lumpuh. Informasi yang saya dapatkan wali kota mau menuju tempat ini,” tutur dia.
Diketahui Perum Bontang Permai dulunya menjadi langganan banjir. Namun beberapa tahun belakangan air sudah tidak merendam wilayah itu. Terdapat 163 kepala keluarga di wilayah ini. “Sekitar 90 persen dari total kepala keluarga ini terdampak banjir,” pungkasnya. (rd)
Editor : Romdani.