KALTIMPOST.ID, BONTANG- Kelurahan Gunung Elai membuka dapur umum untuk korban dampak banjir, Selasa (13/5/2025). Lurah Gunung Elai Sulistyo mengatakan dapur umum ini berlokasi di kantor kelurahan. Seluruh pengurus PKK yang berjumlah puluhan orang datang untuk membantu proses penyiapan konsumsi sejak 06.30 Wita.
“Mereka menyiapkan makanan untuk korban dampak banjir pada pagi dan siang ini,” kata Sulistyo.
Konsumsi ini tentu dibutuhkan warga. Sembari mereka melakukan aktivitas bersih rumah pasca banjir. Data yang dihimpun kelurahan, terdapat enam RT yang menjadi korban banjir. Meliputi RT 14 yakni 20 kepala keluarga, RT 18 (10 KK), RT 19 (25 KK), RT 43 (48 KK), RT 20 (9 KK), dan RT 44 (10 KK). “Total ada 413 jiwa yang terkena dampak musibah banjir,” ucapnya.
Diketahui air sungai mulai meluber sejak Senin (12/5/2025) sore hari. Kemudian ketinggian air mulai memuncak sekira 19.00 Wita. Terparah yakni di RT 43, ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.
Data korban terdampak banjir ini dihimpun berdasarkan laporan dari pengurus RT. Bahan makanan untuk diolah dipasok dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat. Selain itu, anggaran lainnya diambil dari program Sakti RT. Program ini merupakan tanggap terhadap bencana serta penanggulangannya secara gotong royong. “Sakti RT ini merupakan program mandiri dalam penanggulangan bencana di setiap wilayah RT,” tutur dia.
Inovasi ini adalah swadaya warga untuk penanganan bencana di lingkup Gunung Elai. Warga di lokasi tersebut membayar iuran Rp2 ribu tiap KK per bulannya. Dikoordinir oleh perangkat RT serta penyimpanannya juga menjadi tanggung jawab pengurus RT.
“Inovasi ini adalah untuk meningkatkan rasa kepedulian dan kebersamaan antar sesama warga di wilayah Gunung Elai,” terangnya.
Sebagai informasi air mulai surut sejak tadi pagi. Penyaluran bantuan makanan dari dapur umum ini dilakukan kelurahan dengan mengantarkan ke pengurus RT. Nantinya pengurus RT yang membagikan kepada warga terdampak banjir. (*)
Editor : Ismet Rifani