Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Banjir Sasar Lima Kelurahan di Bontang, Dua Ribuan Warga Terdampak

Adhiel kundhara • Selasa, 13 Mei 2025 | 13:43 WIB

 

DIKEPUNG AIR SUNGAI: Hunian warga di Kelurahan Api-Api menjadi sasaran luberan air sungai saat intensitas hujan yang tinggi pada Senin (12/5/2025) dini hari.
DIKEPUNG AIR SUNGAI: Hunian warga di Kelurahan Api-Api menjadi sasaran luberan air sungai saat intensitas hujan yang tinggi pada Senin (12/5/2025) dini hari.

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Banjir yang terjadi pada Senin (12/5/2025) hingga dini hari tadi menyasar lima kelurahan di Kota Bontang. Mencakup Kelurahan Kanaan, Satimpo, Gunung Elai, Api-Api, hingga Guntung. Pada Kelurahan Kanaan terdapat dua RT yang terdampak langsung yakni RT 7 dan 11.

“Total 11 kepala keluarga yang terdampak atau sekira 45 jiwa,” kata Lurah Kanaan Salmon Kanaan Payung Allo.

Ketinggian air di dua lokasi terparah itu mencapai 20 sentimeter di atas permukaan tanah. Sementara di Kelurahan Satimpo banjir menyasar satu RT. Tepatnya yakni RT 21 yang berada di bantaran DAS Bontang.
Lurah Satimpo Maryono mengatakan sekira 12 rumah dikepung oleh luapan air sungai.

Kelurahan mencatat 13 kepala keluarga terdampak atau sekira 52 jiwa. Namun demikian proses surutnya air di dua kelurahan ini lebih cepat dibandingkan Gunung Elai maupun Api-Api sekira 02.00 Wita.

“RT 21 itu berada di area Perengan atau di sekitar DAS Bontang. Tim Kelana dari kelurahan pun membantu menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak,” ucapnya.

Bergeser ke Kelurahan Gunung Elai total ada enam RT yang terdampak banjir. Terbanyak korban dampak banjir berada di RT 43 yakni 48 kepala keluarga atau sekira 175 jiwa. Selain RT 43, banjir juga menyasar RT 14, 18, 19, 20, dan 44.

“Terdapat 122 kepala keluarga yang terdampak banjir di enam RT tersebut atau 413 jiwa,” papar Lurah Gunung Elai Sulistyo.

Banjir juga menyasar Kelurahan Api-Api. Wilayah yang berada di Kecamatan Bontang Utara ini paling parah terdampak banjir. Total 23 RT dikepung luapan air sungai. Lurah Api-Api Hadha menjelaskan sebanyak 2.285 jiwa menjadi korban dampak banjir.

“Total kepala keluarga yang dihimpun oleh kelurahan yakni 685,” sebutnya.

Sementara untuk Guntung hingga saat ini masih proses pendataan. Lurah Guntung Denny Febrian memaparkan banjir menyasar RT 4, 6, 11, 12, 13, 15, dan 17. Akses jalan di beberpaa titik sempat lumpuh karena genangan air.

“Perkiraan ratusan jiwa yang terdampak. Wilayah tersebut memang merupakan langganan banjir,” pungkasnya.(*)

Editor : Duito Susanto
#Banjir Bontang