KALTIMPOST.ID-Memasuki hari ketiga pelaksanaan sistem penerimaan murid baru (SPMB) jenjang SMP persaingan semakin ketat.
Tiga jalur yang dibuka yakni mutasi, prestasi non-akademik, dan prestasi nilai ujian sekolah (NUS) terus mengalami penambahan jumlah pendaftar.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Saparuddin mengatakan persaingan ketat justru terjadi di jalur prestasi NUS.
Pasalnya dari 637 kuota yang disiapkan, jumlah pendaftar sudah melebihi angka tersebut.
“Terdapat pergeseran urutan dibandingkan hari sebelumnya. Itu bisa dilihat dari nilai ambang batas terendah,” kata Saparuddin.
SMP 1 misalnya kini nilai batas terendah yakni 271,8. Ia menyebut urutan terbawah belum tentu bisa dikatakan aman.
Mengingat besok merupakan hari terakhir pendaftaran. Jika pendaftar memiliki nilai yang lebih tinggi maka terjadi perubahan urutan.
“Khusus jalur prestasi NUS, tiap pendaftar bisa memilih tiga sekolah. Artinya jika tersisih di urutan pertama maka sistem menggeser otomatis di pilihan berikutnya,” ucapnya.
Hingga hari ketiga jumlah pendaftar mencapai 802. Dari 881 kuota yang ditetapkan pada tiga jalur tersebut. Jumlah itu di luar pendaftar yang telah tersisih dari tiga pilihan sekolah.
Pada jalur mutasi dari 82 kuota baru terdapat 21 pendaftar. Angka ini menyasar empat sekolah yakni SMP 2, 3, 5, dan 7. Sementara untuk kuota di SMP 1, 4, 8, dan 9 belum terisi.
Berbeda, jalur prestasi non akademik juga ramai pendaftar. Dari 162 kuota yang diberikan sudah masuk 144 pelamar. Kuota yang belum tergenapi di SMP 3, 5, 8 dan 9. (rd)
Editor : Romdani.