Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris Bakal Naikkan Insentif Imam Masjid, Segini Besarannya...

Adhiel kundhara • Minggu, 27 Juli 2025 | 21:15 WIB
Agus Haris mengingatkan pentingnya salat Subuh berjamaah sesuai program kepala daerah. (FOTO ADIEL KUNDHARA/KP)
Agus Haris mengingatkan pentingnya salat Subuh berjamaah sesuai program kepala daerah. (FOTO ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID-Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris mengajak masyarakat untuk aktif mengikuti salat Subuh berjamaah sebagai bagian dari upaya memakmurkan masjid dan memperkuat nilai-nilai keislaman.

Itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Subuh Berjamaah di Masjid Al Muttaqin, Kelurahan Berebas Tengah, Bontang Selatan, Minggu (27/7).

Mewakili wali kota Bontang, Agus Haris hadir bersama Lurah Berebas Tengah Abdul Malik, Sekretaris Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Bontang Arif Handoko beserta jajaran, tokoh masyarakat, dan takmir masjid setempat.

Kegiatan itu juga dirangkai dengan program bersih-bersih rumah ibadah, hasil kolaborasi antara Pemkot Bontang dan BKPRMI.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme jamaah yang hadir di waktu Subuh, mengingat banyak orang masih terlelap pada jam tersebut.

Agus menekankan bahwa salat Subuh berjamaah memiliki keutamaan besar, setara dengan salat sepanjang malam.

“Alhamdulillah, barang siapa salat Subuh berjamaah, pahalanya seperti salat sepanjang malam. Itu bentuk kecintaan kita kepada Allah dan bukti kesungguhan kita dalam menjaga ibadah,” ucapnya.

Agus menegaskan pentingnya peran BKPRMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan kegiatan keagamaan.

Gerakan salat Subuh berjamaah menjadi salah satu agenda rutin yang terus digalakkan di berbagai masjid di Bontang.

“Kami titip harapan besar kepada BKPRMI. Jadilah penggerak utama mengajak masyarakat, terutama tetangga sekitar masjid, agar aktif salat Subuh berjamaah,” tuturnya.

Ia mengingatkan bahwa memakmurkan masjid adalah tanggung jawab bersama. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan spiritual umat Islam.

“Siapa lagi yang akan memakmurkan masjid kalau bukan kita sendiri? Masjid adalah rumah Allah, tempat berkumpulnya umat untuk saling menguatkan,” ujarnya.

Dia menyoroti pentingnya kebersamaan dan tanggung jawab sosial dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.

Agus mengajak jamaah untuk saling mengingatkan, khususnya dalam urusan ibadah. “Kita akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat, apakah kita sudah mengajak tetangga kita untuk ikut salat berjamaah atau belum,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah, Agus mengungkapkan Pemkot Bontang tengah menyusun anggaran kenaikan insentif bagi penggiat keagamaan seperti imam, ustaz, dan mubalig, menjadi Rp 2 juta per bulan.

Program salat Subuh berjamaah ini juga dilengkapi dengan sesi dialog warga, yang menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan pandangan terkait program keagamaan dan sosial pemerintah.

Pada akhir sambutannya, Agus menyampaikan salam hangat dari Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, sekaligus mengajak seluruh warga untuk meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, dan bahu-membahu dalam menjaga serta memakmurkan masjid.

“Mari kita bergotong royong memakmurkan masjid dan mendidik generasi penerus agar cinta kepada masjid dan agamanya. Terima kasih kepada BKPRMI yang terus mendukung kegiatan ini. Semoga kita semua diberi keselamatan dunia dan akhirat,” pungkasnya. (rd)

Editor : Romdani.
#imam masjid #Wakil Wali Kota Bontang #Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni #Kota Bontang #Kutai Barat