Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Progres Pengerjaan Saluran Drainase di Jalan WR Soepratman Bontang Masih 7,21 Persen, Ini Penyebabnya

Adhiel kundhara • Senin, 8 September 2025 | 15:56 WIB
PROSES PENGECORAN: Saluran drainase di Jalan WR Soepratman masih dikerjakan oleh kontraktor dan baru menyentuh angka 7 persen.
PROSES PENGECORAN: Saluran drainase di Jalan WR Soepratman masih dikerjakan oleh kontraktor dan baru menyentuh angka 7 persen.

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Pengerjaan saluran drainase di Jalan WR Soepratman, Bontang hingga saat ini baru mencapai 7,21 persen. Capaian ini masih surplus dari target pada saat ini yakni 4 persen.

Dari target rencana sepanjang masing-masing 650 meter sisi kanan dan kiri jalan. Progres ini terbilang masih rendah, dengan realisasi pengerjaan sekitar 120 meter. Sedangkan sisa pekerjaan yang belum terselesaikan mencapai kurang lebih 200 meter.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Anwar Nurdin mengatakan keterlambatan proses lelang yang baru rampung bulan lalu.

Menurutnya ini disebabkan oleh adanya instruksi presiden terkait efisiensi anggaran yang berdampak pada penundaan pelaksanaan proyek.

“Setelah anggaran murni, ada instruksi untuk melakukan efisiensi. Proyek yang sebelumnya direncanakan sebagai acara seremonial dialihkan menjadi infrastruktur sehingga proses lelangnya menjadi lebih lambat,” kata Anwar.

Dana yang dialokasikan untuk proyek ini sekitar Rp9 miliar dengan lebar saluran drainase sekitar 1 meter. Anwar juga memastikan bahwa sedimentasi yang cukup tebal di area pengerjaan akan dibersihkan oleh kontraktor sebagai bagian dari komitmen mereka.

“Mengenai sedimen yang menumpuk, kami pastikan akan dibersihkan karena sedimentasi ini bisa turun akibat hujan. Bukan karena saluran air bermasalah,” tambahnya.

Untuk fasilitas pendukung seperti penerangan jalan, Anwar menyampaikan bahwa saat ini belum ada pemasangan lampu di saluran drainase tersebut.

Namun, pihaknya akan mempertimbangkan pemasangan lampu jika kondisi memungkinkan. Meski prioritas utama saat ini adalah fasilitas untuk penyandang disabilitas. “Tidak ada lampu dan tempat duduk. Hanya trotoar dan jalur disabilitas,” ucapnya.

Lebih lanjut, Anwar menyatakan bahwa pengerjaan proyek saluran drainase di ruas Jalan WR Soepratman akan berlanjut pada tahun depan untuk bagian ruas jalan dari jembatan ke wilayah selanjutnya.

“Kami pastikan semua kegiatan yang belum selesai tahun ini akan diprogramkan kembali untuk tahun depan, termasuk trotoar dan jalan lainnya seperti Bulog dan Gotong Royong,” tutur Anwar.

Dengan progres yang masih di angka 7,21 persen, diharapkan penyelesaian proyek ini dapat berjalan lebih optimal ke depan demi peningkatan kualitas infrastruktur di Kota Bontang. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#bontang #Saluran Drainase #pengerjaan