Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Raul, Pelajar SMK di Bontang Meninggal usai Berjuang Lawan DBD

Adhiel kundhara • Senin, 15 September 2025 | 08:00 WIB


Pelajar bernama Raul Efrata Duma yang menempuh bangku pendidikan kelas X di SMK Nusantara Mandiri meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD).
Pelajar bernama Raul Efrata Duma yang menempuh bangku pendidikan kelas X di SMK Nusantara Mandiri meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD).

KALTIMPOST.ID, BONTANG – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Bontang kembali memakan korban jiwa. Salah satunya Raul Efrata Duma, pelajar kelas X SMK Nusantara Mandiri yang tinggal di Kelurahan Kanaan.

Raul sempat mendapat perawatan intensif di RSUD Taman Husada sebelum meninggal dunia.

Baca Juga: Pimpin IPF Bontang Hasil Aklamasi Muskot, Ini Target Rustam di Masa Kepemimpinannya

Kabid Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu RSUD Taman Husada, dr Tri Ratna Paramita, menjelaskan Raul dirujuk dari rumah sakit swasta pada 12 September pukul 02.00 Wita.

Saat tiba di IGD, kondisinya sudah tidak sadar dan menggunakan alat bantu napas. Hasil laboratorium menunjukkan positif DBD dan tipus.

Pasien kemudian dibawa ke ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) untuk penanganan lebih lanjut, namun meninggal pada pukul 18.23 Wita.

Sebelumnya, guru di sekolahnya menyebut Raul sudah tidak masuk sejak 8 September karena demam.

Baca Juga: Diskes Bontang Sebut Ada Dua Kasus Kematian DBD Bulan Ini

Awalnya diduga tipus, tetapi setelah menggigil baru diketahui DBD. Gejala pendarahan dari mulut dan hidung membuat orang tua segera merujuknya ke rumah sakit.

Dinas Kesehatan Bontang mengonfirmasi dua kematian akibat DBD pada September ini, dengan total sembilan kasus baru tercatat hingga 14 September. Sejak awal tahun, jumlah kasus DBD di Bontang sudah mencapai 152. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#picu #Demam berarah dengue #SMK Nusantara #korban