Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Siap-Siap Ribuan Tablet PC Siap Disalurkan ke Siswa di Bontang, Program Digitalisasi Pendidikan Dimulai

Adhiel kundhara • Senin, 6 Oktober 2025 | 19:26 WIB
Disdikbud Bontang saat membagikan tas untuk siswa PAUD di Bontang. (FOTO ADIEL KUNDHARA/KP)
Disdikbud Bontang saat membagikan tas untuk siswa PAUD di Bontang. (FOTO ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID-Program digitalisasi pendidikan di Bontang bakal segera terealisasi. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang memastikan pengadaan tablet PC bagi pelajar sudah masuk ke dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).

Kepala Disdikbud Bontang Abdu Safa Muha menegaskan pihaknya tengah menunggu proses lanjutan dari pengadaan tersebut.

“Sudah diunggah di SIRUP. Anggarannya sudah muncul. Kita tinggal menunggu prosesnya sesuai jadwal,” kata Safa.

Meski belum membeberkan jumlah pasti anggaran maupun unit yang akan disalurkan, Safa memastikan pelaksanaan program ini tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Kami upayakan bisa selesai di tahun anggaran ini. Targetnya rampung akhir tahun,” ucapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Disdikbud Bontang Saparuddin mengungkapkan anggaran pengadaan tablet PC mencapai Rp 29 miliar.

“Untuk tahap awal ada sekitar 3 ribu unit tablet yang akan kami salurkan kepada siswa,” tutur Saparuddin.

Adapun sasaran awal pengadaan ini difokuskan pada siswa kelas VIII dan IX SMP negeri. Tablet tersebut akan menjadi inventaris sekolah dengan spesifikasi RAM 6 GB dan penyimpanan 128 GB, sehingga mampu menunjang kebutuhan belajar digital.

Terkait apakah perangkat boleh dibawa pulang oleh siswa, kebijakan itu diserahkan kepada pihak sekolah masing-masing.

“Menyesuaikan kondisi di sekolah. Jika disimpan semua di sekolah, ada risiko kehilangan, apalagi sebelumnya sempat terjadi pencurian laptop di dua sekolah,” jelasnya.

Selain mendukung proses belajar-mengajar, program ini juga diharapkan bisa mengurangi penggunaan kertas dalam pelaksanaan ujian dan kegiatan administrasi sekolah.

Disdikbud juga memastikan sekolah swasta akan memperoleh bantuan serupa. Namun secara bertahap menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. “Semua akan dapat, hanya waktunya yang bertahap,” terangnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menggagas program pemberian fasilitas belajar berbasis digital bagi siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.

“Nantinya semua pelajar akan menggunakan tablet PC. Tujuannya untuk menekan penggunaan kertas dan mempercepat transformasi ke arah digital,” pungkas Neni. (rd)

Editor : Romdani.
#Digitalisasi Pendidikan #ibu kota nusantara #Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni #Kutai Barat