BONTANG - Tahapan pemilihan ketua RT di Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat, segera digelar. Pemilihan akan berlangsung secara serentak dalam rentang waktu November hingga Desember 2025. Menyesuaikan jadwal yang ditetapkan oleh masing-masing RT.
Lurah Gunung Telihan Mochammad Cholid Hanafi menjelaskan bahwa pemilihan tidak dilakukan dalam satu hari yang sama di seluruh RT. Namun tetap berada dalam periode waktu yang telah disepakati bersama.
“Pemilihan tetap serentak pada bulan November sampai Desember, tetapi jadwalnya menyesuaikan masing-masing RT. Pelaksanaannya diatur oleh tim formatur di tingkat RT,” kata Cholid, Minggu (26/10/2025).
Setelah seluruh proses pemilihan rampung, pelantikan ketua RT terpilih dijadwalkan pada awal Januari 2026. Hal ini dilakukan agar masa jabatan baru dapat segera berjalan tanpa jeda waktu yang panjang.
“Target kami, seluruh RT sudah selesai melakukan pemilihan sebelum akhir tahun. Pelantikannya akan digelar pada awal Januari 2026,” ujarnya.
Cholid menyebutkan, saat ini Kelurahan Gunung Telihan memiliki 30 RT yang semuanya akan melaksanakan pemilihan ketua secara bertahap sesuai kesiapan masing-masing tim formatur.
Dalam pelaksanaannya, seluruh proses pemilihan akan berpedoman pada Peraturan Wali Kota (Perwali) Bontang Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pedoman Pembentukan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK).
“Kami tetap mengacu pada regulasi yang ada sebagai dasar hukum. Segala tahapan, termasuk pembentukan panitia dan mekanisme pemilihan, harus sesuai aturan,” tegasnya.
Mengenai sistem pemungutan suara, Cholid menjelaskan bahwa mekanisme pemilihan dapat bervariasi antar-RT. Tergantung hasil musyawarah antara tim formatur dan masyarakat setempat.
Selain menekankan pentingnya partisipasi warga, Lurah Gunung Telihan juga mengimbau agar seluruh masyarakat menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan selama masa pemilihan.
“Kami mengingatkan warga agar tetap menjaga stabilitas kamtibmas, menghargai setiap perbedaan baik dalam proses maupun hasil pemilihan. Pemilihan ketua RT harus menjadi ajang memperkuat persatuan, bukan perpecahan,” pesan Cholid.
Editor : Muhammad Ridhuan