KALTIMPOST.ID- Kabar baik bagi calon jamaah haji asal Bontang. Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bontang memprediksi adanya kenaikan kuota keberangkatan haji tahun 2026. Seiring dengan perubahan sistem penyelenggaraan haji terkait dengan daftar antrean daerah.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Bontang Najmuddin Tamini mengatakan berdasarkan perhitungan sementara, kuota haji Bontang tahun 2026 bisa mencapai 225 orang. Naik dari sekitar 145 jamaah pada tahun sebelumnya.
“Hitungan sementara kami, dengan masa tunggu yang kini dipangkas menjadi 26 tahun, kuota Bontang bisa di kisaran 200 hingga 225 jamaah. Tapi kepastiannya masih menunggu keputusan resmi dari pusat,” ujar Najmuddin kepada Kaltim Post, Kamis (30/10/2025).
Baca Juga: Kuota Haji Kaltim di 2026 Naik, Masa Tunggu Dipangkas hingga Biaya Turun
Najmuddin memastikan bahwa peralihan kewenangan penyelenggaraan ibadah haji dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah tidak menimbulkan kendala di daerah. “Untuk Bontang, semua berjalan aman. Tidak ada dampak berarti. Kami tetap melanjutkan tahapan persiapan seperti biasa,” jelasnya.
Ia menegaskan meskipun secara struktural ada perubahan pengelolaan di tingkat pusat. Namun di daerah, fungsi pelayanan kepada calon jamaah tetap dipegang oleh Kemenag kabupaten/kota. Mengantisipasi kemungkinan penambahan kuota, Kemenag Bontang telah memulai persiapan lebih awal. Termasuk pendataan dan pengurusan dokumen jamaah.
“Kami sudah menyiapkan jamaah untuk tahun keberangkatan 2026 dan 2027. Bahkan jamaah 2027 sudah kami minta membuat paspor sejak sekarang, karena prosesnya memerlukan waktu,” tutur Najmuddin.
Baca Juga: Pemerintah dan DPR Resmi Tetapkan Biaya Haji 2026 Rp 87,4 Juta, Jamaah Cuma Bayar Rp 54,1 Juta
Ia menambahkan, langkah ini dilakukan agar tidak terjadi kepanikan saat kuota resmi diumumkan. “Kalau sudah diumumkan baru disiapkan, nanti gelagapan. Karena itu, kami bergerak duluan,” tambahnya.
Dari total kuota 3.189 jamaah haji untuk Kalimantan Timur, Kemenag Bontang masih menunggu pembagian resmi kuota per kabupaten/kota dari Kanwil Kemenag Provinsi Kaltim.
“Biasanya Kaltim itu dapat sekitar 2.600-an jamaah, tapi tahun ini naik menjadi 3.100 lebih. Jadi kemungkinan besar Bontang juga ikut naik, bisa sekitar 50 hingga 70 persen dari kuota sebelumnya,” jelasnya optimistis.
Baca Juga: Ongkos Haji 2026 Masih Tinggi, DPR Soroti Tiket Pesawat Rp 33 Juta per Jemaah
Sebagai bagian dari pembinaan, Kemenag Bontang menggelar manasik mandiri setiap Senin pagi pukul 09.00 WITA. Kegiatan ini diikuti oleh calon jamaah yang dijadwalkan berangkat tahun 2026–2027.
“Kami selalu sampaikan perkembangan terbaru ke jamaah lewat manasik rutin. Selain itu, Sabtu ini juga akan ada simulasi keberangkatan haji di Bontang,” ungkap Najmuddin.
Simulasi tersebut bertujuan agar jamaah memahami alur perjalanan ibadah. Mulai dari pemeriksaan dokumen, keberangkatan ke embarkasi, hingga proses pelaksanaan manasik di Tanah Suci. Najmuddin menegaskan, pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan Kanwil Kemenag Kaltim dan instansi terkait agar seluruh tahapan berjalan lancar. “Kami berusaha memastikan jamaah Bontang siap berangkat kapan pun kuota turun. Prinsipnya, lebih baik siap lebih dulu daripada terlambat,” tutupnya. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki