KALTIMPOST.ID, BONTANG – Gerakan penimbangan balita di Kota Bontang makin menggeliat. Dari kelurahan hingga pelosok, kader posyandu tampak sibuk menimbang, mencatat, dan memantau tumbuh kembang anak.
Antusiasme warga pun terlihat meningkat, menandakan kesadaran pentingnya pemantauan gizi anak kian tumbuh.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang mencatat, hingga hari ketiga pelaksanaan operasi timbang serentak jilid kedua, sudah 7.285 balita menjalani penimbangan dari total 9.769 sasaran.
Angka itu setara 74,57 persen dan diprediksi terus naik hingga batas akhir kegiatan pada 8 November mendatang.
“Capaiannya sudah 74,57 persen. Angka ini pasti tiap hari akan meningkat,” ujar Kabid Kesehatan Masyarakat Diskes Bontang, Bambang Sri Mulyono.
Menariknya, dari 124 posyandu yang tersebar di 15 kelurahan, delapan di antaranya telah menuntaskan penimbangan 100 persen.
Tiga di antaranya berada di Kelurahan Loktuan, yakni Posyandu Cendana (46 balita), Kartini (68), dan Mawar Merah (41).
Sementara di Gunung Elai, dua posyandu yang mencatat capaian sempurna adalah Menur 1 (64) dan Wijaya Kusuma 2 (35).
Sisanya adalah Posyandu Malahing di Tanjung Laut Indah (27 balita), Kasih Ibu di Guntung (10), dan Edelweis di Bontang Kuala (47).
“Memang ada beberapa posyandu yang dalam tiga hari pelaksanaan sudah selesai 100 persen,” kata Bambang.
Secara wilayah, Kelurahan Gunung Elai menjadi yang tertinggi dengan capaian 88,02 persen atau 764 balita dari total 868 sasaran.
Di bawahnya, ada Kelurahan Api-Api (86,52 persen), Kanaan (83,73 persen), dan Bontang Kuala (82,46 persen).
Beberapa kelurahan lain juga menunjukkan tren positif seperti Berbas Pantai (81,81 persen) dan Tanjung Laut Indah (79,97 persen).
Namun, capaian belum merata di semua wilayah. Dua kelurahan tercatat masih berada di bawah 65 persen, yakni Belimbing dengan 64,48 persen dan Satimpo 53,55 persen.
Baca Juga: Bontang Melangkah Strategis: Hilirisasi Pengalengan Ikan dan Rumput Laut Jadi Prioritas Investasi
Sementara itu, penimbangan di Dusun Sidrap juga terus berjalan dengan capaian 66,08 persen dari 171 sasaran.
Pelaksanaan operasi timbang serentak ini menjadi bagian penting dalam memantau status gizi balita di Bontang.
Dengan kerja keras kader posyandu dan dukungan masyarakat, pemerintah berharap seluruh sasaran bisa tuntas tepat waktu—mewujudkan generasi Bontang yang sehat dan tumbuh optimal. (*)
Editor : Ery Supriyadi