KALTIMPOST.ID, BONTANG - Proses lelang untuk proyek pemasangan sambungan rumah jaringan gas (jargas) gratis di Kota Bontang telah diumumkan. Berdasarkan tahapan tersebut, perusahaan pemenang lelang yang ditunjuk yakni PT Noorel Idea. Perusahaan ini bermarkas di Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Mengacu Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), perusahaan tersebut menawar dengan nominal Rp196.756.145.588. Dari pagu anggaran yang dipatok Kementerian ESDM yakni Rp215,4 miliar.
Sesuai jadwal di SPSE, saat ini masih masuk tahapan sanggah. Pemenang dijadwalkan akan berkontrak pada 12 hingga 25 November mendatang. Angka penawaran ini tidak hanya menyasar Bontang, tetapi dua daerah lain yakni Demak dan Tana Tidung.
Diketahui perusahaan ini juga memenangkan tender pemasangan sambungan jargas sebelumnya di Bontang. Menurut sumber Kaltim Post, beberapa bagian pengerjaannya dibagi ke perusahaan lain.
“Mereka sub kan ke salah satu perusahaan. Tetapi ini tidak tahu apakah skemanya sama,” kata salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya tetapi saat itu terlibat dalam pengerjaan ini.
Sebelumnya, target pemasangan sambungan gas gratis di Bontang untuk 10.553 rumah. Proyek ini direncanakan dimulai pada Oktober 2025 dan ditargetkan selesai pada Mei 2026.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan jargas Bontang dari Kementerian ESDM Yunando Antasari mengatakan sejumlah tahapan penting dalam proyek ini. Saat ini jaringan pipa induk sudah tersedia dan tahap berikutnya adalah pemasangan pipa dari rumah sakit ke rumah tangga hingga ke kompor gas di setiap rumah.
Penetapan wilayah dan capel, persetujuan jalur pipa, serta penetapan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos) menjadi kewenangan kepala daerah setempat. Izin lingkungan juga sedang berjalan secara paralel oleh Kementerian ESDM untuk mendukung kelancaran proyek.
Pembangunan jargas ini dilakukan tanpa pungutan biaya dari masyarakat alias nol rupiah. "Jika ada pihak yang meminta uang, kami imbau untuk segera melaporkan ke kami," pungkasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo