Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Lanjutan Pengerjaan Jalan Kampung Gotong Royong Masuk Usulan Proyek PUPRK Tahun Depan

Adhiel kundhara • Minggu, 16 November 2025 | 16:59 WIB
DIKEBUT: Proses pengerjaan pembuatan jalan bagi masyarakat Kampung Gotong-Royong akan terus diusulkan karena masih ada titik yang belum tersambung. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP
DIKEBUT: Proses pengerjaan pembuatan jalan bagi masyarakat Kampung Gotong-Royong akan terus diusulkan karena masih ada titik yang belum tersambung. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

KALTIMPOST.ID, BONTANG- Akses masyaraat Kampung Gotong Royong terus dikebut oleh Pmekot Bontang. Pasalnya nantinya akses yang ada terkena skema pengembangan bangunan RSUD Taman Husada. Pemkot Bontang pun telah memulai proyek ini sejak tahun lalu.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) kembali mengusulkan untuk lanjutan pembangunan pada tahun depan. Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nurdin mengatakan belum bisa memastikan apakah terealisasi atau tidak.

“Kami usulkan terlebih dahulu. Karena ini menyesuaikan kondisi keuangan daerah,” kata Anwar.

Jika dilanjutkan maka anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp3 miliar. Angka ini belum mencapai kebutuhan total berdasarkan perencanaan yakni sekira Rp8 miliar. Tapi tahap pertama kami fokus menuntaskan akses utama dulu,” ucapnya.

Pekerjaan tahun depan masih menggunakan konstruksi cor beton. Termasuk sarana lampu penerangan. Ia menuturkan jika akses ini baru dibuat maka untuk penerangan bisa diadakan oleh Dinas PUPRK. Lampu jalan jadi prioritas supaya kawasan tidak gelap nantinya ketika malam hari.

“Tetapi jika aksesnya sudah ada maka wewenang itu di Dinas Perkimtan atau Perhubungan,” tutur dia.

Berdasarkan proyek yang berjalan saat ini, konstruksi belum tersambung dengan area permukiman warga. Namun, ia belum bisa menyebutkan berapa meter panjang sisa kekurangannya.

Pada 2024, adapun pengerjaan mencakup pembukaan badan jalan dan penurapan. Lebar jalan 10 meter dengan panjang yang dibuka 525 meter. Sementara anggaran yang digelontorkan sekitar Rp2 miliar. Di tahun ini, Pemkot mengucurkan anggaran senilai Rp13 miliar untuk akses ini.

Awal September lalu progres pengerjaan mencapai 38 persen. Capaian tersebut meliputi pemadatan tanah, perapian lereng, hingga pemasangan box culvert pada jalur drainase. Awalnya, pengerjaan difokuskan pada penghamparan serta pemadatan agregat jalan. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan pengecoran dan pemasangan kanstin beton pembatas jalan. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Kampung Gotong Royong #Anwar Nurdin #bangun akses jalan #Dinas PUPRK Bontang