Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tanjung Laut Indah Paparkan Sembilan Inovasi di Lomba Kelurahan Bersih dan Hijau

Adhiel kundhara • Rabu, 19 November 2025 | 20:16 WIB
PRESENTASIKAN: Lurah Tanjung Laut Indah memaparkan inovasi terkait kebersihan lingkungan di wilayahnya dalam lomba kelurahan bersih dan hijau garapan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang.
PRESENTASIKAN: Lurah Tanjung Laut Indah memaparkan inovasi terkait kebersihan lingkungan di wilayahnya dalam lomba kelurahan bersih dan hijau garapan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang.

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Kelurahan Tanjung Laut Indah untuk pertama kalinya berhasil masuk nominasi Lomba Kelurahan Bersih dan Hijau tingkat Kota Bontang. Prestasi ini menjadi langkah baru bagi kelurahan yang selama ini belum berhasil menembus penilaian akhir.

Lurah Tanjung Laut Indah Ardiansyah menyampaikan optimismenya saat mengikuti sesi presentasi penilaian. Tahapan tersebut memiliki bobot nilai 20 persen.

Sebelumnya tim juri telah melakukan verifikasi lapangan dengan bobot penilaian 80 persen. Peninjauan dilakukan pada lima titik pantau yakni RT 1, RT 2, RT 14, RT 26, dan RT 29.

“Verifikasi lapangan sudah mereka lakukan dua bulan lalu. Kami menyiapkan seluruh lokasi sebaik mungkin,” kata Ardiansyah.

Dalam sesi presentasi, Ardiansyah mengangkat sembilan inovasi lingkungan khas Tanjung Laut Indah. Seluruh inovasi menggunakan nama jenis ikan.

Mulai dari inisiatif kampung andalan bank sampah (ikan), lingkungan elok lewat edukasi (lele), lakukan yang terbaik untuk lingkungan pesisir (layang), masyarakat ramah lingkungan (marlin), nyata iman lewat aksi (nila).

Kemudian teman nyata giat gotong royong ramah lingkungan kantor (tenggiri), sinergi aksi kolaborasi menanam pohon catin (salmon), tanaman obat kelurahan (toman), dan papak titik informasi (patin). “Nama-nama ikan dipilih karena identik dengan penamaan jalan di wilayah kami,” ucapnya.

Ia menilai pendekatan itu memudahkan branding lingkungan sekaligus memperkuat identitas pesisir. Kelurahan Tanjung Laut Indah disebut aktif menggerakkan berbagai program kebersihan hingga akhirnya mampu tampil sebagai nominasi tahun ini.

Warga dilibatkan melalui kegiatan Jumat bersih, kerja bakti akhir pekan, hingga pembersihan lingkungan rutin di tingkat RT.

Salah satu terobosan menarik adalah pemasangan CCTV di area rawan pembuangan sampah. Salah satunya di sekitar Pasar Rawa Indah. Kamera tersebut dipasang untuk menindak perilaku pembuangan sampah sembarangan.

“Warga diberi peringatan melalui layar CCTV. Jika terbukti, kami tempelkan fotonya di kantor kelurahan,” jelasnya.

Tanjung Laut Indah, yang 70 persen wilayahnya berada di kawasan pesisir, menghadapi tantangan serius berupa tumpukan sampah laut, terutama botol plastik yang terbawa arus pasang.

Ardiansyah menuturkan bahwa kelurahan rutin mengajak komunitas pecinta lingkungan, stakeholder, dan kelompok masyarakat untuk turun langsung membersihkan bibir pantai. “Kami mengajak banyak pihak membantu membersihkan pesisir,” sebutnya.

Selain sampah pesisir, kondisi drainase juga menjadi perhatian utama dalam penilaian lomba. Kelurahan bersama ketua RT secara berkala melakukan pembersihan saluran dan memastikan tidak ada drainase yang tersumbat. “Warga kami minta peduli pada drainase di lingkungannya,” ungkapnya.

Kelurahan juga intens berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk penanganan sampah di tingkat kelurahan. Upaya ini semakin memperkuat kesiapan Tanjung Laut Indah sebagai peserta lomba. “Kami terus berkoordinasi agar penanganan sampah berjalan baik,” kata Ardiansyah.

Dengan berbagai inovasi yang dipresentasikan, Ardiansyah menargetkan hasil terbaik pada lomba tahun ini. “Kami menargetkan juara satu,” pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#bontang #Kelurahan Tanjung Laut Indah #Lomba Kelurahan Bersih