Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Penguatan Pariwisata, Pemkot Bontang Dorong SDM Wisata Lebih Kreatif dan Berdaya Saing

Adhiel kundhara • Senin, 24 November 2025 | 17:21 WIB
HADIRI KEGIATAN: Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris memastikan bahwa pembangunan pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan keindahan panorama dan kekayaan budaya.
HADIRI KEGIATAN: Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris memastikan bahwa pembangunan pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan keindahan panorama dan kekayaan budaya.

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Kota Bontang kembali menegaskan posisinya sebagai ruang keberagaman yang hidup. Bukan hanya dikenal sebagai kota industri, Bontang hadir sebagai kota dengan ragam budaya, tradisi, hingga kuliner yang berpadu harmonis.

Konsep “miniatur Indonesia” bukan sekadar slogan, tetapi potensi besar yang mulai ditata secara serius oleh Pemkot Bontang melalui pembinaan kepada para pelaku wisata.

Semangat penguatan sektor pariwisata itu terlihat dalam pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Nilai Sapta Pesona yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) di Hotel Bintang Sintuk, Senin (24/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri berbagai kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pelaku budaya, hingga komunitas Remaong Kutai Berjaya.

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris yang membuka kegiatan tersebut mengatakan pembangunan pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan keindahan panorama dan kekayaan budaya. Ia menilai faktor sumber daya manusia menjadi penentu utama berkembangnya sektor wisata.

“Pengembangan pariwisata tidak hanya bertumpu pada atraksi atau destinasi, tetapi juga pada kesiapan masyarakat dan pelaku wisata dalam memberikan pelayanan terbaik,” kata pejabat yang akrab disapa AH ini.

Sapta Pesona yang mencakup unsur keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan, dan kenangan disebutnya sebagai fondasi utama yang harus melekat pada masyarakat, terutama mereka yang terlibat langsung dalam pelayanan wisata.

Ia menekankan bahwa destinasi wisata yang kini terus ditata pemerintah membutuhkan dukungan sikap sadar wisata dari warga. “Tanpa SDM yang kompeten, kreatif, dan berorientasi pelayanan, pariwisata tidak akan berkembang seperti yang kita harapkan,” ucapnya.

Saat ini Pemkot tengah menguatkan beberapa destinasi unggulan seperti wisata religi Masjid Terapung di Kampung Selambai serta wisata budaya dan adat di wilayah Guntung. Namun, Agus Haris menegaskan bahwa infrastruktur yang baik tidak akan berarti jika tidak dibarengi pelayanan ramah dan profesional.

Dalam bimtek yang berlangsung dua hari ini, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga diminta menerapkan langsung prinsip Sapta Pesona dalam aktivitas wisata di lingkungan masing-masing.

Agus Haris mendorong adanya kolaborasi lintas etnis, pelaku seni, serta dukungan perusahaan untuk memperkuat ekosistem pariwisata Bontang.

“Saya berharap pelatihan ini diikuti praktik nyata di lapangan. Kita ingin setiap wisatawan pulang membawa kesan positif dan kenangan manis tentang Bontang,” pungkasnya. (ADV PEMKOT BONTANG)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#bontang #pelaku wisata #kuliner #pariwisata #kota industri #budaya