Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Progres Pembangunan RKB di SD 007 Bontang Utara 70 Persen, Relokasi Bakal Bertahap

Adhiel kundhara • Kamis, 27 November 2025 | 18:53 WIB

DIKEBUT: Bangunan SD 007 Bontang Utara di lokasi baru yakni sekitar Rusunawa Guntung masih dalam proses pengerjaan. (ADIEL KUNDHARA/KP)
DIKEBUT: Bangunan SD 007 Bontang Utara di lokasi baru yakni sekitar Rusunawa Guntung masih dalam proses pengerjaan. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID- Progres pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di SD Negeri 007 Bontang Utara kini telah mencapai sekitar 70 persen. Pekerjaan fisik terus dikebut agar proses relokasi kegiatan belajar mengajar bisa segera dilakukan, meski pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Nurhadi mengatakan secara fisik pekerjaan utama bangunan sudah mulai terlihat signifikan. Saat ini, struktur utama berupa tiang dan rangka bangunan telah berdiri.

“Progresnya sekarang sekitar 70 persen. Struktur bangunan sudah berdiri, pasangan bata merah di bagian bawah juga sudah mulai dikerjakan,” kata Nurhadi saat dikonfirmasi. Ia menjelaskan, pembangunan RKB tersebut mencakup delapan ruang kelas baru yang dibangun dua lantai. Nantinya, masing-masing lantai akan diisi empat kelas. Namun, perpindahan siswa dari bangunan lama menuju gedung baru tidak dilakukan sekaligus.

“Relokasi itu pasti bertahap. Tidak mungkin langsung delapan kelas pindah sekaligus. Kami sesuaikan kondisi bangunan dan kesiapan fasilitas di dalamnya,” ucapnya. Nurhadi menyebutkan, saat ini pekerjaan yang belum tersentuh di antaranya adalah plafon, pekerjaan finishing seperti plesteran dinding, serta pemasangan atap. Meski demikian, pengerjaan struktur utama seperti tiang beton telah selesai seluruhnya.

Baca Juga: Bontang Deklarasikan sebagai Zona Badan Publik Informatif

“Untuk atap memang belum. Plafon juga belum. Jadi masih dalam tahap pekerjaan struktural dan dinding,” tutur dia. Ia menambahkan, salah satu tantangan pembangunan adalah durasi kontrak yang relatif singkat. Pembangunan fisik hanya ditargetkan selesai dalam waktu sekitar lima bulan.

“Kalau bangunan fisik itu biasanya yang paling lama okupasi di pekerjaan struktur dan plat lantai. Tapi sejauh ini masih sesuai target,” ungkapnya. Menurut Nurhadi, pihak kontraktor juga mulai menambah tenaga kerja dan memberlakukan lembur guna mengejar sisa waktu yang ada. Ia berharap percepatan ini bisa menjaga progres tetap stabil hingga pekerjaan selesai.

“Kami dorong pihak pelaksana untuk menambah SDM dan jam kerja. Supaya di sisa waktu ini bisa dimaksimalkan,” tegasnya. Dengan progres yang terus berjalan, Disdikbud Bontang optimistis pembangunan RKB di SD Negeri 007 Bontang Utara dapat diselesaikan sesuai jadwal. Nurhadi berharap bangunan baru ini dapat memberikan kenyamanan bagi siswa dan guru serta meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kawasan tersebut. Sesuai kontrak akan berakhir pada akhir bulan depan.

“Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar dan bisa dimanfaatkan secepatnya oleh anak-anak,” terangnya. Berdasarkan layanan pengadaan secara elektronik (LPSE), pengerjaan ini dilakukan oleh Sawerigading Borneo Utama dengan nilai kontrak Rp10,6 miliar. Diketahui bangunan lama SD 007 Bontang Utara belum mencukupi jumlah rombel yang tersedia. Akibatnya proses KBM berjalan dengan skema dua sif. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#bontang #ruang kelas baru