Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Arus Mudik Nataru di Loktuan Diprediksi Membludak, Tiket Kapal Sudah Habis Jauh Hari

Adhiel kundhara • Selasa, 2 Desember 2025 | 09:10 WIB

Kapal milik PT Pelni bakal melayani arus mudik libur nataru pada akhir tahun ini di Pelabuhan Loktuan.
Kapal milik PT Pelni bakal melayani arus mudik libur nataru pada akhir tahun ini di Pelabuhan Loktuan.

KALTIMPOST.ID, BONTANG – Aktivitas di Pelabuhan Loktuan diperkirakan meningkat tajam menjelang periode libur akhir tahun.

Pergerakan penumpang laut terlihat mulai berubah sejak memasuki awal Desember, memicu perhatian operator untuk menyiapkan antisipasi lebih awal.

Di tengah meningkatnya minat masyarakat menggunakan transportasi laut, dugaan adanya lonjakan besar pada arus mudik menguat dan membuat sejumlah jadwal keberangkatan mulai diburu calon penumpang.

Baca Juga: Keren! Neni Moerniaeni Janjikan Lapangan Mini Soccer di Tiap Kelurahan di Bontang

Operator pelabuhan, PT Laut Bontang Bersinar (LBB), memprediksi puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan terjadi pada 18 Desember 2025.

Manajer Operasional LBB, Jackthin Pamasi, mengatakan tanda-tanda lonjakan sudah terlihat sejak pekan pertama Desember.

“Puncak arus mudik kami prediksi tanggal 18 Desember. Untuk keberangkatan hari itu, tiket kapal Pelni sudah habis sejak minggu lalu,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).

Fenomena tersebut terutama terjadi pada rute-rute yang menghubungkan Bontang dengan wilayah Sulawesi dan Nusa Tenggara.

Hingga kini, pihak LBB masih menunggu konfirmasi resmi dari PT Pelni terkait kemungkinan penambahan dispensasi atau kapasitas angkut.

“Belum ada ketentuan tambahan. Kalau ada kebijakan baru, biasanya Pelni akan menyampaikan ke kami,” jelas Jackthin.

LBB juga tengah menyiapkan rapat lintas sektor untuk pembentukan Posko Terpadu Nataru. Beberapa persiapan fisik sudah dilakukan, mulai dari pemasangan CCTV di area tunggu, dermaga, dan terminal embarkasi, penyediaan televisi dan fasilitas minum, hingga pemasangan papan jadwal keberangkatan kapal.

“Semua persiapan awal sudah dibahas. Tinggal pematangan dengan instansi terkait dalam rapat resmi,” ujarnya.

Berdasarkan jadwal yang telah dirilis, sejumlah kapal Pelni akan beroperasi di Pelabuhan Loktuan selama Desember 2025. KM Egon dan KM Binaiya menjadi armada yang paling sering masuk.

Keberangkatan KM Egon dimulai pada 4 Desember menuju Parepare. Kapal ini kembali beroperasi pada 6 Desember dengan rute panjang ke Batulicin, Surabaya, Lembar, dan Waingapu. Kapal ini dijadwalkan berangkat pukul 22.00 Wita.

Sementara itu, KM Binaiya dijadwalkan melayani rute Parepare, Awerange, Makassar, hingga Kupang pada 9 dan 11 December.

Baca Juga: Ratusan Pelajar Tanam Mangrove di Berbas Pantai, Wali Kota Neni Ajak Warga Gaungkan GESIT Jaga Lingkungan Bontang

Menjelang puncak arus mudik, KM Egon akan kembali berangkat pada 18 Desember, disusul KM Binaiya pada 25 Desember yang melayani rute Makassar–Labuan Bajo–Bima–Benoa–Ende–Kupang.

Untuk kapal swasta, Jackthin menyebut belum ada jadwal yang dipastikan. “Biasanya KM Cattleya ikut masuk, tapi sampai sekarang agen belum memberi konfirmasi,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat yang ingin melakukan perjalanan laut pada masa Nataru agar tidak menunda pembelian tiket dan terus mengikuti informasi resmi dari Pelni maupun pihak pelabuhan. (*)

“Jangan menunggu mepet. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, lonjakan justru terjadi lebih cepat dari perkiraan,” pungkasnya.

Editor : Ery Supriyadi
#bontang #pelni #puncak arus mudik #pelabuhan loktuan #nataru