KALTIMPOST.ID, BONTANG – Kelurahan Belimbing kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik terbaik. Hal ini tercermin dari capaian Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang berhasil mempertahankan predikat A selama enam tahun berturut-turut, sebuah prestasi yang mendapat apresiasi langsung dari PK2A LAN Samarinda, selaku lembaga penilai.
Kinerja SKM Kelurahan Belimbing menunjukkan tren positif sejak 2020, dengan angka kepuasan tinggi setiap tahunnya. Tahun 2020 mencatat nilai 92,05, disusul 96,13 pada 2021, 99,13 pada 2022, 98,86 pada 2023, serta 98,57 pada 2024. Untuk 2025, penilaian dilakukan dua kali.
Semester pertama mencatat 97,82 dan semester kedua 93,70, sehingga total nilai tahun berjalan berada di angka 95,76, tetap dalam kategori sangat baik (A). Angka ini menempatkan Kelurahan Belimbing di posisi kelima dari OPD yang ada di Pemkot Bontang terkait capaian SKM.
Di atasnya masih ada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kelurahan Api-Api, Kelurahan Satimpo, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan).
Lurah Belimbing Dwi Andriyani menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan yang terus mendukung peningkatan layanan.
“Kelurahan Belimbing berterima kasih atas kepercayaan masyarakat dan dukungan seluruh stakeholder. Kolaborasi inilah yang membuat kami mampu memberikan pelayanan prima, sehingga predikat A bisa kami pertahankan enam tahun berturut-turut,” kata Dwi.
Menurutnya, SKM Kota Bontang dilaksanakan dua kali setiap tahun oleh PK2A LAN Samarinda, yakni pada semester pertama dan kedua. Untuk semester dua, penilaian biasanya digelar pada Oktober.
Dwi mengungkapkan kunci keberhasilan Kelurahan Belimbing berada pada transformasi layanan berbasis teknologi informasi. Dua aplikasi unggulan yang kini menjadi tulang punggung layanan ialah SIPUT dan e-RT.
“Melalui layanan berbasis IT, warga tidak perlu selalu bertatap muka dengan RT. Proses pelayanan menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah diakses,” ucapnya.
Selain digitalisasi, Kelurahan Belimbing juga tetap membuka layanan langsung untuk memastikan masyarakat memiliki banyak opsi dalam mengurus administrasi. Salah satu inovasi yang diapresiasi warga adalah pelayanan malam.
“Dulu kami buka pelayanan malam setiap Senin dan Rabu, pukul 19.30–21.00 Wita. Namun setelah jam kerja diperpanjang hingga 16.30 dan kami evaluasi jumlah kunjungannya, kini pelayanan malam dibuka setiap Rabu,” tutur dia.
Meski prestasi sudah tinggi, Dwi menegaskan bahwa Kelurahan Belimbing tidak ingin berpuas diri. Peningkatan kualitas layanan menjadi agenda penting yang akan terus dikembangkan.
“Kami akan terus berbenah, baik dari sisi sarana prasarana maupun peningkatan mutu pelayanan. Harapannya, SKM Kelurahan Belimbing tidak hanya dipertahankan di nilai A, tetapi bisa meningkat lagi di masa mendatang,” pungkasnya. (*)
Editor : Duito Susanto