Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Peluang Lolos Masih Terbuka, Tim Futsal Putra Bontang Siap Hadapi Laga Penentuan Porprov Kaltim

Adhiel kundhara • Selasa, 16 Desember 2025 | 21:15 WIB
Hasil pertandingan tim futsal putra Bontang melawan PPU akan berdampak terhadap langkah selanjutnya. (FOTO AFP KALTIM UNTUK KALTIMPOST)
Hasil pertandingan tim futsal putra Bontang melawan PPU akan berdampak terhadap langkah selanjutnya. (FOTO AFP KALTIM UNTUK KALTIMPOST)

KALTIMPOST.ID-Tim futsal putra Kota Bontang masih harus berjuang keras dalam babak kualifikasi Porprov VIII Kaltim.

Dari dua pertandingan yang telah dijalani, Bontang mencatatkan satu kemenangan dan satu kekalahan. Hasil tersebut membuat peluang lolos masih terbuka, namun belum sepenuhnya aman.

Pelatih Tim Futsal Putra Bontang Muhammad Ibnu mengatakan dua laga awal memberikan banyak pelajaran penting bagi skuadnya, terutama dari sisi mental dan pengalaman bertanding.

Menurutnya, pertandingan pertama menjadi ujian terberat karena Bontang langsung berhadapan dengan tuan rumah Samarinda.

“Kita tahu bersama, futsal di Kalimantan Timur kiblatnya memang di Samarinda,” kata Ibnu.

Pada laga tersebut, Bontang harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 1–6. Ibnu tidak menampik hasil itu cukup memukul, terutama karena selisih gol yang besar.

Namun ia menilai kondisi tersebut tak lepas dari komposisi pemain Bontang yang relatif paling muda dibandingkan daerah lain.

“Rata-rata pemain kami kelahiran 2009 dan 2010, sementara batas maksimal usia itu 2007. Dari sisi mental bertanding, jelas masih perlu banyak pengalaman,” ucapnya.

Meski demikian, kekalahan itu justru menjadi bahan evaluasi berharga. Pada pertandingan kedua, Bontang mampu bangkit dan meraih kemenangan 4–2 atas Kutim.

Ibnu menilai para pemain menunjukkan peningkatan signifikan, terutama dari sisi tanggung jawab dan semangat membawa nama daerah.

“Alhamdulillah di pertandingan kedua anak-anak bisa tampil maksimal. Mereka belajar dari kesalahan sebelumnya dan bisa membuktikannya dengan tiga poin,” tutur dia.

Ibnu mengungkapkan evaluasi tim dilakukan secara menyeluruh. Bahkan, ia sengaja memantau langsung pertandingan calon lawan, termasuk laga Kutai Timur (Kutim) melawan Penajam Paser Utara (PPU), untuk membaca pola permainan dan kelemahan lawan.

“Setelah lawan Samarinda, saya standby menonton pertandingan Kutim melawan PPU. Dari situ kami evaluasi sistem bertahan, menyerang, dan cara keluar dari tekanan,” tutur dia.

Menjelang laga ketiga yang menjadi penentuan melawan PPU, Ibnu menegaskan timnya tidak akan bermain aman meski hasil imbang bisa membuka peluang lolos. Menurutnya, bermain terlalu bertahan justru bisa menjadi bumerang.

“Kami tetap harus menguasai pertandingan. Kalau futsal main 100 persen bertahan, itu malah jadi tekanan. Kuncinya penguasaan bola dan memaksimalkan setiap peluang,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pemain agar tidak cepat berpuas diri. Meski peluang lolos masih berada di tangan Bontang, hasil akhir tetap harus ditentukan di lapangan.

Pertandingan ini akan digelar Selasa (16/12) pukul 18.00 Wita di GOR Kadrie Oening Sempaja, Samarinda.

“Rasa tanggung jawab harus dijaga. Belum ada yang pasti sebelum pertandingan terakhir dimainkan,” terangnya.

Diketahui, hingga saat ini tim futsal putra Bontang menempati urutan kedua dengan tiga poin.

Sementara posisi keempat masih ditempati Kutim yang menelan dua kekalahan di laga sebelumnya.

Posisi puncak klasemen dipegang oleh Samarinda dengan hasil manis tanpa kekalahan. Tiga tim teratas nantinya otomatis mendapatkan tiket ke Porprov. (rd)

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #Porprov Kaltim #ibu kota nusantara #Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni #Kutai Barat