KALTIMPOST.ID, BONTANG - Banjir yang sempat melanda Kelurahan Gunung Elai, Sabtu (20/12/2025), kini mulai surut.
Berdasarkan hasil evaluasi lapangan dan rapat koordinasi bersama para ketua RT, RT 43 menjadi satu-satunya wilayah yang masih terdampak sisa banjir. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Lurah Gunung Elai Sulistyo saat diwawancarai, Minggu (21/12/2025).
“Dari kemarin kami cek, yang terdampak tinggal satu RT saja, yaitu RT 43, wilayah lainnya sudah aman dan kering,” kata Sulistyo.
RT 43 yang terdampak berada di sekitar kawasan Rumah Madu, Jalan Imam Bonjol, Menurutnya, banjir di wilayah tersebut dipicu oleh aliran air dari sungai yang belum maksimal. Dikarenakan kondisi gorong-gorong sempit dan drainase yang belum optimal.
“Masalah utamanya itu di gorong-gorong dari arah sungai. Air itu masuk karena belum ada pelebaran saluran. Ini yang harus kita cek dan tindak lanjuti,” ucapnya.
Sulistyo menyebutkan sekira 40 Kepala Keluarga (KK) di RT 43 masih terdampak. Bahkan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Kelurahan bersama Forum RT telah menyiapkan langkah lanjutan berupa pengecekan alur drainase.
Serta meminta kepada OPD terkait untuk rencana revitalisasi gorong-gorong dan pelebaran saluran air yang nantinya akan langsung diarahkan ke Sungai Dahlia. “Kalau drainasenya dibesarkan dan dibuang langsung ke Sungai Dahlia, insyaallah banjir tidak akan terulang,” tutur dia.
Diketahui, hujan dengan instensitas sedang terjadi di Bontang sejak Sabtu dini hari. Air sungai mulai meluber di sejumlah titik pada sore hari. Warga yang terdampak mendapatkan bantuan berupa konsumsi dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM). (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo