Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Empat Kelurahan Terdampak Banjir di Kota Bontang

Adhiel kundhara • Kamis, 8 Januari 2026 | 12:22 WIB

 

Banjir kembali menyerang sejumlah titik di Kota Bontang akibat intensitas curah hujan tinggi.
Banjir kembali menyerang sejumlah titik di Kota Bontang akibat intensitas curah hujan tinggi.

BONTANG - Intensitas hujan tinggi di Kota Bontang sejak Rabu (7/1/2026) malam hingga Kamis (8/1/2026) subuh berdampak banjir di sejumlah titik. Berdasarkan pengamatan Kaltim Post, terdapat empat kelurahan yang tergenang. Mencakup Kelurahan Gunung Telihan, Gunung Elai, Api-Api, dan Guntung.

Lurah Gunung Telihan Mochammad Cholid Hanafi mengatakan empat RT terkena dampak banjir di awal tahun ini. Rinciannya RT 23, 25, 27, dan 29. “Total ada 150 kepala keluarga terdampak banjir,” kata Cholid.

Menurutnya, penyebab banjir ini ialah curah hujan tinggi dan semua wilayah tersebut adalah daerah cekungan. Alhasil air tertampung di area seperti mangkok itu. “Rata semua tingkat keparahannya. Ketinggian air mencapai 80 sentimeter,” ucapnya.

Ia pun bakal mengusulkan kembali terkait penanganan banjir saat musrenbang kelurahan. Kemudian melakukan imbauan untuk kewaspadaan terhadap hewan yang ikut genangan air. Utamanya serangan ular.

“Kami juga mengingatkan warga terkait perangkat listrik yang ada di lantai untuk mencegah korsleting. Kelurahan juga berkoordinasi untuk kebutuhan support logistik,” tutur dia.

Namun, kelurahan tidak kek jika dapur umum. Mengingat warga masih bisa beraktivitas. Sementara di Kelurahan Gunung Elai,  banjir menyasar RT 43. Di area tersebut terdapat 35 kepala keluarga yang terdampak.

“Ini karena di lokasi itu masih belum optimal saluran pembuangannya,” terang Lurah Gunung Elai Sulistyo.

Adapun Kelurahan Guntung juga terkena dampak luapan DAS Guntung. Lurah Guntung Denny Febrian menuturkan banjir menyasar enam RT yaitu 04, 06, 11, 12, 13, dan 14. “Paling tinggi itu di Jalan Tari Enggang depan Posyandu Sehat Etam. Sisanya genangan air,” ujar Denny.

Meskipun demikian kelurahan tidak mencatat berapa kepala keluarga yang terdampak. Pasalnya hanya akses jalan yang tergenang air. “Alhamdulillah banyak jalan alternatif,” ungkapnya.

Kelurahan Api-Api, banjir menyerang RT 29. Total 160 kepala keluarga atau 300 jiwa yang terdampak. Salah satu warga Bibit mengharapkan kehadiran kantor kelurahan di lokasi tersebut bisa mengurangi potensi banjir ke depannya. “Air sudah meluap sejak 00.00 Wita,” sebutnya.

Pihak Kaltim Post berupaya menghubungi lurah Api-Api untuk meminta data rinci dampak banjir. Namun hingga berita ini ditulis, upaya konfirmasi belum tersambung. (*)

Editor : Sukri Sikki
#banjir #Gunung Telihan #Kota Bontang