BONTANG - Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) terus melakukan pembenahan terhadap Sport Center Bontang sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2027, di mana Bontang ditetapkan sebagai tuan rumah.
Kepala Dispopar Bontang Eko Mashudi mengatakan Sport Center diproyeksikan menjadi salah satu venue utama pertandingan. Oleh karena itu, kondisi sarana dan prasarana harus dipastikan layak, aman, dan nyaman, baik untuk atlet maupun penonton.
“Kalau kita bicara Popda 2027, sangat mungkin Sport Center menjadi salah satu venue utama. Maka perawatannya harus kita seriuskan dari sekarang,” ujar Eko.
Pada tahun 2025 ini, Pemkot Bontang mengucurkan anggaran sekitar Rp200 juta untuk pekerjaan perbaikan Sport Center. Anggaran tersebut bersumber dari APBD Perubahan 2025 dan pelaksanaannya berlangsung selama beberapa bulan.
Eko menjelaskan, perbaikan difokuskan pada sektor-sektor yang paling mendesak. Di antaranya adalah lapangan utama, toilet, dan area parkir. Perbaikan lapangan meliputi pengecatan ulang serta penambalan sejumlah bagian yang sebelumnya mengalami kerusakan.
“Lapangan kita lakukan pengecatan ulang dan perbaikan beberapa lubang. Supaya permukaannya lebih mulus dan aman,” jelasnya.
Untuk fasilitas sanitasi, Dispopar memperbaiki sekitar 12 unit toilet yang tersebar di empat ruangan. Menurut Eko, jumlah tersebut dinilai cukup memadai untuk melayani atlet maupun penonton saat event olahraga berlangsung.
Sementara itu, area parkir juga menjadi perhatian. Paving yang sebelumnya bergelombang diratakan kembali dan ditambahkan kanopi atau peneduh guna meningkatkan kenyamanan pengguna.
“Parkir kita ratakan, paving yang bergelombang diperbaiki, lalu kita tambahkan atap supaya lebih nyaman,” katanya.
Meski demikian, Eko mengakui tidak seluruh bagian gedung bisa diperbaiki dalam satu waktu karena keterbatasan anggaran. Untuk pengecatan bangunan secara keseluruhan, kata dia, terakhir dilakukan pada 2024 lalu sehingga masih dalam kondisi cukup baik.
“Tidak semua sektor bisa kita perbaiki sekaligus. Kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran,” pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki