BONTANG - Puncak arus balik di Pelabuhan Loktuan terjadi pada 8 Januari lalu. Setelah KM Binaiya dari Parepare mengangkut 1.348 penumpang yang turun di dermaga Lokuan. Manajer Operasional PT Laut Bontang Bersinar (LBB) Jackthin Pamasi mengatakan penumpang yang turun diarahkan lebih dulu untuk turun dari dalam dek.
“Mobilisasinya langsung menuju gerbang samping gedung pelabuhan,” kata Jack.
Selanjutnya kapal berangkat pada 02.20 Wita dengan membawa 1.222 penumpang. Rinciannya 1.168 penumpang dewasa dan 54 bayi. “Ini merupakan puncak arus balik nataru,” ucapnya.
Kapal ini memiliki rute Bontang-Parepare-Makassar-Labuan Bajo-Bima-Benoa. Menurutnya posko nataru dibubarkan pasca keberangkatan kapal 8 Januari. Artinya pelayanan penumpang dipastikan sudah normal kembali. Sebelumnya petugas gabungan melakukan monitoring selama nataru. Mengingat kepadatan penumpang Pelabuhan Loktuan terjadi di momentum tersebut .
Sebelumnya, jumlah penumpang KM Egon pada 1 Januari tercatat turun 412 dan berangkat 509. Kemudian dua hari berselang dengan kapal yang sama kapal kembali bersandar sekira 08.00 Wita dengan penumpang turun 560 penumpang. Serta penumpang berangkat 570. Rinciannya 556 dewasa dan 14 bayi.
KM Egon memiliki rute Parepare, Batulicin, Surabaya, Lembar, dan Waingapu. Jika diakumulasikan maka jumlah penumpang yang turun selama arus balik mencapai 2.320. Sementara penumpang berangkat berjumlah 2.301.
“Pada prinsipnya nataru berakhir pada 8 Januari tersebut,” pungkasnya. (ak/rdh)_
Editor : Muhammad Ridhuan