Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ada Gangguan Distribusi Air Bersih, Perumda Tirta Taman Pastikan Bekas Galian di Jalan Zamrut Bakal Disemenisasi

Adhiel kundhara • Rabu, 14 Januari 2026 | 05:10 WIB
PENANGANAN SEMENTARA: Ruas Jalan Zamrut ditutup sementara menggunakan material aspal bekas galian karena ada gangguan distribusi air bersih milik Perumda Tirta Taman.
PENANGANAN SEMENTARA: Ruas Jalan Zamrut ditutup sementara menggunakan material aspal bekas galian karena ada gangguan distribusi air bersih milik Perumda Tirta Taman.

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Perumda Tirta Taman melakukan penggalian konstruksi aspal di akses masuk Jalan Zamrut, Berebas Tengah. Kejadian ini terjadi pada akhir Desember lalu. Pasca penggalian struktur jalan hanya ditutup sementara dengan bekas galian. Akibatnya konstruksi jalan tidak rata.

Menanggapi itu, Dirut Perumda Tirta Taman Suramin mengatakan sebelumnya memang dilakukan penggalian untuk penanganan gangguan distribusi air bersih di wilayah tersebut. Gangguan itu menyebabkan aliran air ke sejumlah rumah warga menjadi kecil bahkan sempat tidak mengalir.

“Beberapa minggu lalu sudah kami cek dan alhamdulillah sekarang air sudah mengalir kembali. Tekanan air yang sempat kecil itu karena kami mencari dan memperbaiki katup serta interkoneksi jaringan pipa,” kata Suramin.

Namun demikian, Suramin mengakui masih terdapat sisa galian yang hanya ditutup sementara dan belum rata. Kondisi ini menjadi perhatian pihaknya agar tidak mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

“Saat ini memang sisa galian sudah ditutup kembali, tapi belum rata. Itu yang akan kami rapikan. Saya sudah perintahkan tim untuk segera menyelesaikan, minimal dicor dan dipadatkan supaya tidak ada lubang,” ucapnya.

Menurut Suramin, pihaknya akan menyesuaikan metode perbaikan dengan kewenangan yang dimiliki Perumda Tirta Taman. Untuk pengaspalan penuh, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait. “Kalau aspal, kami memang tidak punya materialnya,” tutur dia.

Suramin menegaskan komitmen Perumda Tirta Taman Suramin untuk tidak hanya memastikan distribusi air bersih berjalan normal, tetapi juga bertanggung jawab terhadap dampak pekerjaan di lapangan.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan warga. Prinsip kami, setelah pekerjaan selesai, kondisi lingkungan harus dikembalikan sebaik mungkin,” ungkapnya. Bekas galian itu berukuran sekira 70x50 sentimeter. Terdapat dua titik bekas penggalian. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#bontang #gangguan #Jalan Zamrut #konstruksi jalan #galian #perumda tirta taman #distribusi air