Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Gunakan Konsep Panggung, Pos Damkar Baru di Bontang Kuala Dilengkapi Dermaga Parkir Speed Boat

Adhiel kundhara • Kamis, 5 Februari 2026 | 15:56 WIB

Respons kebakaran di wilayah pulau kini bisa lebih cepat. Disdamkartan Bontang bangun pos 24 jam di Bontang Kuala lengkap dengan dermaga speed boat.
Respons kebakaran di wilayah pulau kini bisa lebih cepat. Disdamkartan Bontang bangun pos 24 jam di Bontang Kuala lengkap dengan dermaga speed boat.

KALTIMPOST.ID-Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) menyiapkan pembangunan pos pemadam kebakaran (damkar) di Bontang Kuala dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp1,2 miliar. Pos ini diproyeksikan memperkuat layanan penanganan kebakaran dan penyelamatan di wilayah pesisir.

Kepala Disdamkartan Bontang Amiluddin mengatakan pembangunan pos tersebut telah masuk dalam rencana kegiatan tahun berjalan. Lokasi pembangunan dipastikan berada di kawasan Bontang Kuala dan tidak jauh dari area anjungan.

“Pos ini memang direncanakan di Bontang Kuala. Lokasinya sudah ada dan tidak jauh dari anjungan. Selain untuk pos damkar, juga akan menjadi lokasi parkir speed boat operasional,” kata Amiluddin.

Baca Juga: 69 Pegawai Outsourcing di Disdamkartan Bontang Jalani Tes Narkoba, Terungkap Begini Hasilnya

Ia menjelaskan keberadaan pos damkar ini sangat penting karena selama ini penanganan kebakaran di kawasan pesisir dan pulau masih mengandalkan mobilisasi dari markas komando (mako) utama. Dengan pos baru, respons penanganan di wilayah pesisir diharapkan lebih cepat.

Pos damkar Bontang Kuala nantinya juga difungsikan sebagai pos terpadu yang mendukung operasional pemadaman di wilayah pesisir, termasuk Malahing, Selangan, Tihi-Tihi, hingga Gusung.

Kabid Pengendalian Operasional Disdamkartan Bontang Sarkani menambahkan, pos tersebut akan berdiri di atas lahan seluas sekitar 10 x 20 meter dengan konsep bangunan panggung menyesuaikan kondisi wilayah pesisir.

“Pos ini akan menjadi pos piket 24 jam. Di dalamnya ada ruang istirahat personel, tempat apel pergantian sif, dan dermaga tambat speed boat,” ucapnya.

Baca Juga: Karena Alasan Ini, Pemkot Bontang Anggarkan Pemasangan ACP untuk Kantor Wali Kota, Dapat Kucuran Rp 8,8 Miliar, Intip Keuntungannya

Ia mengungkapkan saat ini Disdamkartan telah memiliki satu unit perahu operasional yang dilengkapi mesin pompa, meski belum berupa fire boat khusus. Selain itu, terdapat tiga pompa apung yang siap digunakan untuk mendukung pemadaman di wilayah perairan.

Keberadaan pos di Bontang Kuala dinilai strategis karena dapat menjadi titik koordinasi penanganan kebakaran di wilayah pesisir maupun pulau. Terlebih, sejumlah pulau seperti Malahing, Selangan, dan Tihi-Tihi telah memiliki personel damkar yang dilengkapi alat pemadam ringan.

“Pos ini akan mendukung pos induk pesisir. Jadi kalau ada kejadian di pulau atau wilayah perairan, respons bisa lebih cepat melalui jalur laut,” tutur dia.

Untuk personel, Disdamkartan merencanakan penempatan minimal tiga petugas setiap sif. Namun, karena jaraknya dekat dengan mako utama, penambahan personel dapat dilakukan sewaktu-waktu saat terjadi kondisi darurat. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#bontang #Disdamkartan Bontang #Bontang Kuala #Malahing