KALTIMPOST.ID, BONTANG - Moda transportasi laut masih menjadi salah satu pilihan penumpang untuk menuju ke luar pulau. PT Laut Bontang Bersinar (LBB) menyatakan terdapat lima keberangkatan kapal PT Pelni dari Pelabuhan Loktuan selama Ramadan.
Manajer Operasional PT LBB Jackthin Pamasi mengatakan lima keberangkatan kapal itu terakomodasi oleh KM Binaiya dan Egon. Keberangkatan perdana yakni KM Binaiya pada 18 Februari mendatang. Dijadwalkan kapal akan berangkat pada 08.00 Wita di tanggal tersebut.
“Rute pelayarannya yakni Parepare, Makassar, Labuan Bajo, Bima, hingga Tanjung Benoa,” kata Jackthin. Kemudian, pelayaran akan dilanjutkan dengan KM Egon. Tepatnya pada 27 Februari sekira 11.00 Wita.
Kapal ini akan menempuh rute pendek yakni Parepare. Setelah bertolak ke Parepare, kapal yang sama akan kembali bersandar di Pelabuhan Loktuan. Direncanakan tiba pada 1 Maret sekira 15.00 Wita.
“Tiga jam akan dilakukan untuk mobilisasi penumpang yang turun dan naik. Selanjutnya kapal akan bertolak menempuh rute panjang pada 18.00 Wita,” ucapnya.
Mulai dari Parepare, Batulicin, Surabaya, Lembar, hingga Waingapu. Keberangkatan berikutnya yakni KM Binaiya pada 7 Maret mendatang sekira 03.00 Wita. Kapal berkapasitas seribu penumpang ini dijadwalkan menuju Parepare.
Kemudian kapal yang sama akan kembali ke Bontang pada dua hari berikutnya. “Untuk keberangkatan terakhir yakni 9 Maret sekira 15.00 Wita dengan rute Awerange, Makassar, Labuan Bajo, Bima, hingga Tanjung Benoa,” tutur dia.
Jackthin menerangkan hingga saat ini belum mendapat informasi terkait pemberlakuan dispensasi penumpang dari PT Pelni.
Mengingat biasanya terdapat kebijakan turun untuk menambah jumlah kapasitas sehubungan angkutan mudik lebaran. “Nanti akan kami informasi lebih lanjut jika sudah ada,” terangnya.
Selain itu, ia juga berharap agar calon penumpang membeli tiket di loket resmi area pelabuhan maupun secara online. Hal ini bertujuan untuk menghindari potensi gagal berangkat jika membeli di calo. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo