KALTIMPOST.ID-Rencana kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka ke Bontang yang semula dijadwalkan dalam rangkaian agenda kunjungan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 12–13 Maret 2026 dipastikan ditunda.
Informasi penundaan tersebut diterima jajaran pemerintah daerah pada Selasa (10/3) malam.
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris membenarkan kabar penundaan tersebut. Ia mengatakan pemberitahuan diterima melalui koordinasi internal tim pemerintah daerah.
“Informasi yang kami terima tadi, kunjungan wapres ke Bontang ditunda. Kepastian penundaan itu kami dapatkan dari tim koordinasi melalui pesan di grup,” kata Agus Haris saat dikonfirmasi.
Meski demikian, sebelumnya sejumlah persiapan sempat dilakukan pemerintah daerah untuk menyambut rencana kunjungan tersebut, salah satunya peninjauan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Bontang Lestari.
Agus Haris menjelaskan, secara umum progres kesiapan lokasi SR sudah cukup baik. Infrastruktur penunjang seperti akses jalan menuju lokasi disebut telah selesai dikerjakan.
“Kalau untuk kesiapan lokasi sebenarnya sudah cukup siap. Jalan menuju lokasi sudah selesai. Tinggal menunggu proses administrasi saja, yaitu pemisahan sertifikat dari luas lahan total,” ucapnya.
Ia menambahkan, SR menjadi salah satu lokasi yang direncanakan akan dikunjungi apabila agenda kunjungan wapres ke Bontang terlaksana.
Sebelumnya, peninjauan awal lokasi juga telah dilakukan oleh sejumlah pihak, termasuk unsur TNI.
Berdasarkan laporan dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Bontang, peninjauan lokasi SR di Bontang Lestari dilakukan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0908 Bontang.
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari persiapan pra-kunjungan wapres ke lokasi pembangunan SR.
Dalam laporan yang disampaikan kepada pemerintah daerah, disebutkan bahwa kepastian kunjungan sebenarnya masih menunggu hasil pengecekan dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Sebelumnya beredar kabar, jika tim pengamanan datang ke Bontang hari ini, maka peluang kunjungan ke lokasi SR disebut mencapai sekitar 80 persen.
Agenda tersebut juga direncanakan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan wapres saat melakukan kunjungan kerja ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Bahkan, skema transportasi yang disiapkan untuk menuju lokasi di Bontang sempat direncanakan menggunakan helikopter untuk mempercepat mobilitas rombongan.
Namun perkembangan terbaru menyebutkan agenda kunjungan wapres ke IKN sekaligus ke Bontang untuk sementara waktu ditunda.
Meski demikian, Pemkot Bontang memastikan berbagai persiapan pembangunan SR tetap berjalan sesuai rencana.
Program itu diharapkan menjadi salah satu upaya peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat.
“Pada prinsipnya kita tetap melanjutkan proses yang ada. Persiapan pembangunan SR tetap berjalan,” pungkas AH. (rd)
Editor : Romdani.