BONTANG- Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) terus mengintensifkan upaya pemeliharaan drainase di berbagai wilayah. Langkah ini dilakukan guna menjaga kelancaran aliran air sekaligus meminimalkan potensi genangan maupun banjir di lingkungan permukiman warga.
Kegiatan tersebut melibatkan Tenaga Harian Lepas (THL) di bidang Sumber Daya Air dan Drainase (Samsda) yang tergabung dalam tim Pasukan Bersih Sungai (Panbers). Para petugas secara rutin melakukan pembersihan dan normalisasi saluran air di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi penyumbatan.
Salah satu kegiatan pembersihan dilaksanakan di kawasan Jalan Bulutangkis, Perumahan Casa Derica Nomor 1, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara. Di lokasi tersebut, para anggota THL membersihkan parit milik warga dari tumpukan sampah serta sedimentasi yang menghambat aliran air.
Proses pembersihan dilakukan secara manual dengan menggunakan peralatan kerja sederhana. Para petugas mengangkat sampah dan lumpur yang menumpuk di dalam saluran drainase agar air dapat kembali mengalir dengan lancar. Upaya ini juga bertujuan menjaga kebersihan lingkungan sekitar permukiman.
Selain di kawasan tersebut, kegiatan normalisasi drainase juga dilaksanakan di area pencucian Borneo yang berada di belakang Bank Danartha, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara. Pada lokasi ini, tim menggunakan satu unit excavator long arm serta dua unit dump truck untuk mengangkat sedimentasi yang menumpuk di saluran air.
Normalisasi dilakukan dengan cara memperdalam serta membersihkan saluran drainase agar kapasitasnya dalam menampung aliran air dapat meningkat. Dengan demikian, risiko meluapnya air saat hujan deras diharapkan dapat diminimalkan.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan di kawasan Jalan Makassar RT 27, Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat. Di area ini, para anggota THL melakukan normalisasi parit di sekitar pasar warga dengan mengangkat lumpur serta material yang menghambat aliran air.
Tak hanya pembersihan saluran, tim juga melakukan perbaikan turap yang mengalami kerusakan di kawasan Pasar Gajah, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat. Perbaikan turap tersebut dilakukan untuk memperkuat struktur penahan tanah di sekitar saluran air sehingga tidak terjadi longsor maupun kerusakan yang dapat mengganggu fungsi drainase.
Kepala Dinas PUPRK Bontang, Much Cholis Edi Prabowo, mengatakan bahwa kegiatan pemeliharaan drainase merupakan agenda rutin yang terus dilakukan pihaknya untuk memastikan sistem saluran air di Kota Bontang tetap berfungsi optimal.
Menurutnya, kondisi drainase yang bersih dan terawat sangat penting untuk mengantisipasi genangan air terutama saat curah hujan tinggi.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kami menjaga kelancaran aliran air di berbagai wilayah Kota Bontang. Dengan drainase yang terpelihara, potensi genangan dan banjir dapat ditekan,” kata pejabat yang akrab disapa Bowo ini.
Ia menambahkan, pihaknya juga terus mengerahkan tim Panbers untuk melakukan pemantauan serta pembersihan di titik-titik yang dinilai rawan mengalami penyumbatan.
Selain itu, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke dalam parit maupun saluran air.
“Upaya pemerintah tentu harus didukung oleh kesadaran masyarakat. Jika saluran air dijaga bersama, maka fungsi drainase bisa berjalan maksimal dan lingkungan pun menjadi lebih nyaman,” pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani