Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tambal Jalan Rusak di Simpang Tiga RS Yabis, Dinas PUPRK Bontang Utamakan Kenyamanan Pengendara

Adhiel kundhara • Jumat, 27 Maret 2026 | 16:46 WIB

ATASI KERUSAKAN: Dinas PUPRK Bontang melakukan penambalan jalan rusak dengan skema sementara di simpang tiga RS Yabis. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP
ATASI KERUSAKAN: Dinas PUPRK Bontang melakukan penambalan jalan rusak dengan skema sementara di simpang tiga RS Yabis. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

BONTANG- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang melalui Tim Bontang Reaksi Cepat (BRC) menunjukkan respons sigap dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi jalan rusak yang dinilai membahayakan pengguna jalan. Aksi cepat tersebut dilakukan di sejumlah titik, termasuk di Jalan Brigjen Katamso, tepatnya di simpang tiga RS Yabis, Bontang.

Laporan awal disampaikan warga melalui pesan langsung, yang menginformasikan adanya kerusakan jalan berupa lubang dan permukaan aspal tidak rata. Kondisi tersebut diperparah dengan permukaan jalan yang kerap basah meski tidak turun hujan, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan. Khususnya bagi pengendara roda dua yang melintas pada malam hari.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BRC segera melakukan koordinasi internal dan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan. Langkah cepat ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga keselamatan masyarakat serta memastikan infrastruktur jalan tetap dalam kondisi layak pakai.

Kepala Bidang Bina Marga PUPRK Bontang, Anwar Nurdin, mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan awal di lokasi guna meminimalisasi potensi kecelakaan.

“Setiap laporan yang masuk menjadi prioritas kami. Tim langsung bergerak untuk mengecek kondisi lapangan dan melakukan penanganan sementara agar tidak membahayakan pengguna jalan,” kata Anwar.

Ia menambahkan, kerusakan jalan yang dilaporkan warga juga menjadi bahan evaluasi untuk penanganan lebih lanjut. Termasuk menelusuri penyebab jalan yang sering basah, apakah berasal dari kebocoran saluran drainase atau faktor lain di lapangan.

Dalam proses penanganan, BRC turut berkoordinasi dengan instansi terkait agar perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh dan tepat sasaran. Tidak hanya tambal sulam, tetapi juga memastikan kualitas jalan tetap terjaga dalam jangka panjang.

Dinas PUPRK Bontang juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif melaporkan kondisi infrastruktur di lapangan. Peran serta warga dinilai sangat membantu dalam mempercepat respons pemerintah terhadap permasalahan yang muncul.

“Sinergi antara masyarakat dan pemerintah sangat penting. Informasi dari warga menjadi dasar kami dalam mengambil langkah cepat demi keselamatan bersama,” ucapnya.

Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada relawan, termasuk komunitas Indonesia Escorting Ambulance yang turut berperan aktif dalam memberikan laporan dan membantu pengawasan kondisi jalan.

Dinas PUPRK Bontang mengimbau masyarakat untuk terus aktif melaporkan kondisi lingkungan yang berpotensi membahayakan. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan setiap permasalahan dapat segera ditangani secara cepat dan tepat.

Melalui respons cepat ini, pemerintah berharap potensi kecelakaan lalu lintas akibat jalan rusak dapat ditekan seminimal mungkin. Kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di Kota Bontang pun diharapkan tetap terjaga secara optimal. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Anwar Nurdin #Dinas PUPRK Bontang #Tim Bontang Reaksi Cepat