Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kadiskes Bontang Akui Tak Tahu Peminjaman Mobil Dinas, Tegaskan Bukan Persetujuannya

Adhiel kundhara • Senin, 30 Maret 2026 | 16:29 WIB

Bachtiar Mabe
Bachtiar Mabe

BONTANG- Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang, Bachtiar Mabe, mengatakan dirinya tidak mengetahui penggunaan mobil dinas pada libur lebaran yang belakangan menjadi sorotan. Ia menyebut, tidak pernah memberikan persetujuan atas peminjaman kendaraan tersebut sebelum kejadian berlangsung.

Dalam klarifikasinya, Mabe mengaku baru mengetahui penggunaan mobil dinas itu setelah munculnya informasi dan video yang beredar. Diketahui dua kendaraan pelat merah tersebut terekam dan mendadak viral setelah berada di destinasi wisata Labuan Cermin, Kabupaten Berau.

“Saya tidak tahu sebelumnya. Saya baru tahu setelah kejadian. Jadi itu bukan persetujuan saya,” kata Mabe.

Menurutnya, jika sejak awal dirinya mengetahui penggunaan tersebut, tentu akan ada pertimbangan dan pengawasan lebih lanjut. Ia menekankan setiap penggunaan aset dinas semestinya melalui izin resmi, baik secara administrasi maupun secara lisan.

Mabe menjelaskan, mobil dinas tersebut memang jarang berada di kantor karena sering digunakan untuk kegiatan operasional. Hal ini membuat pengawasan menjadi kurang optimal. Ia pun mengakui sempat memberikan tanggung jawab kepada pihak tertentu untuk menjaga dan mengamankan kendaraan tersebut.

“Karena mobil itu jarang di kantor, saya serahkan tanggung jawab pengamanan ke sekretaris dinas. Tapi ternyata tetap terjadi peminjaman tanpa sepengetahuan saya,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penggunaan kendaraan dinas merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna. Namun secara struktural, sebagai kepala dinas, ia tetap menjadi pihak yang dimintai pertanggungjawaban jika terjadi masalah.

Ia juga mengungkapkan bahwa kendaraan dinas tersebut tidak hanya digunakan oleh pegawai, tetapi juga oleh masyarakat umum. Dari laporan yang diterimanya, terdapat sekitar 17 orang yang menggunakan mobil tersebut, sebagian besar bukan dari internal dinas.

“Dari dinas ada beberapa orang, tapi selebihnya masyarakat. Ini yang menjadi perhatian serius,” tutur dia.

Terkait hal ini, Mabe mengaku telah dimintai keterangan oleh Inspektorat pada Jumat lalu. Ia menyampaikan seluruh informasi sesuai fakta yang terjadi di lapangan.

Ke depan, ia berkomitmen untuk memperketat aturan penggunaan kendaraan dinas. Semua bentuk peminjaman, baik untuk kegiatan dinas maupun pribadi, wajib dilaporkan dan mendapat izin resmi.

“Ini jadi pembelajaran. Ke depan harus lebih tertib, supaya tidak terjadi lagi hal seperti ini,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#mobil dinas dipakai lebaran #Bachtiar Mabe #Dinkes Bontang