Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sekolah Rakyat di Bontang Ditarget Mulai Dibangun Oktober, Pemkot Kejar Penyelesaian Administrasi

Adhiel kundhara • Rabu, 15 April 2026 | 13:50 WIB
LIHAT PROGRES: Tim dari Pemkot Bontang beserta instansi terkait meninjau lokasi pembangunan sekolah rakyat di Bontang Lestari. (ADIEL KUNDHARA/KP)
LIHAT PROGRES: Tim dari Pemkot Bontang beserta instansi terkait meninjau lokasi pembangunan sekolah rakyat di Bontang Lestari. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bontang terus menunjukkan progres signifikan. Pemkot Bontang menargetkan seluruh persyaratan administratif rampung pada April ini, sehingga pembangunan fisik dapat segera dimulai.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengatakan saat ini progres persiapan telah mencapai sekitar 60 persen.

“Sebagian besar syarat sudah terpenuhi. Tinggal Andalalin, Amdal, dan proses penyerahan hibah aset ke Kementerian Sosial,” kata pejabat yang akrab disapa AH.

Baca Juga: Rute Baru Bontang–Mamuju Segera Dibuka di Pelabuhan Loktuan, ASDP Masih Hitung Ulang Biaya Operasional

Ia optimistis seluruh proses tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat. Bahkan, targetnya seluruh dokumen rampung pada bulan April.

“Bulan ini kita kejar selesai semua, termasuk administrasi dan perizinan,” ucapnya.

Saat ini, proses pemantapan lahan juga tengah berlangsung. Lahan seluas 40 hektare yang disiapkan telah melalui tahap pemecahan sertifikat, dengan 8 hektare di antaranya sudah memiliki sertifikat tersendiri.

“Sekarang tinggal administrasi penyerahan hibahnya. Mudah-mudahan minggu depan sudah selesai,” tutur dia.

Baca Juga: SPMB Bontang 2026: Jalur Domisili Gunakan Radius 400 Meter, Cek Kuota SD dan SMP di Sini

Untuk pembangunan fisik, direncanakan mulai pada Oktober mendatang. Proyek ini memiliki nilai anggaran sebesar Rp265 miliar yang bersumber dari pemerintah pusat. Meski demikian, skema pencairan anggaran belum diketahui secara pasti. 

“Kita belum tahu apakah langsung penuh atau bertahap. Tapi di beberapa daerah lain biasanya multi-years,” terangnya.

Pemkot Bontang dalam proyek ini berperan menyiapkan lahan dan memenuhi seluruh persyaratan awal, sebelum pemerintah pusat menggelontorkan anggaran pembangunan.

Selain itu, untuk kebutuhan tenaga pendidik, AH menegaskan tanggung jawab utama berada di pemerintah pusat. Namun, Pemkot tetap menyatakan kesiapan untuk membantu jika diperlukan.

“Secara prinsip itu ranahnya pusat. Tapi dalam dokumen kita, kita juga siap mendukung penyediaan guru untuk SD, SMP, dan SMA,” sebutnya.

Pada tahap awal operasional, Sekolah Rakyat ini ditargetkan dapat menampung sekitar 500 siswa. Diketahui lokasi rencana pembangunan sekolah rakyat ini berada di kawasan Bontang Lestari. Lokasi tepatnya di sekitar Gudang Bulog. (*)

Editor : Duito Susanto
#dokumen perizinan #Sekolah Rakyat #agus haris #pemkot bontang #Andalalin