Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kejar Target Pajak! Bapenda Bontang Sisir Ulang Data PBB-P2, Kelurahan Guntung Jadi Penopang

Adhiel kundhara • Jumat, 17 April 2026 | 17:47 WIB
PENYEMPURNAAN: Bapenda Bontang melakukan validasi data terkait wajib pajak PBB-P2 mengacu data tahun lalu. ADIEL KUNDHARA/KP
PENYEMPURNAAN: Bapenda Bontang melakukan validasi data terkait wajib pajak PBB-P2 mengacu data tahun lalu. ADIEL KUNDHARA/KP

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang saat ini fokus terhadap pendistribusian surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT). Khususnya untuk pendapatan dari pajak bumi dan bangunan perdesaan perkotaan (PBB-P2).

Kepala Bapenda Bontang Natalia Trisnawati mengatakan mengacu hasil tahun lalu masih banyak wajib pajak yang tidak menerima SPPT. Kondisi ini tentunya menjadi perhatian terkait proses validasi data. "Banyak faktor mungkin sudah pindah domisili atau obyek sudah pindah kepemilikan," kata Natalia.

Berdasarkan data Bapenda terdapat 48.869 wajib pajak. Total luas tanah yakni 44.473.266 dan luas bangunan 5.435.920 meter persegi. Dari angka tersebut pokok ketetapannya mencapai Rp64.718.693.950.

Namun realisasi yang didapatkan Bapenda jumlah SPPT yaitu 20.915. Dengan pokok ketetapan Rp57.228.131.698. Kelurahan Guntung mendapatkan penerimaan terbesar yaitu Rp46.940.832.520 dari 699 SPPT. "Tinggi karena yang paling besar ialah dari kepatuhan wajib pajak sektor perusahaan," ucapnya.

Baca Juga: Pengerukan Waduk Manggar Disebut Harus Lewat Persetujuan Ahli Bendungan, Ini Alasannya

Di bawah angka tersebut yakni Bontang Lestari dengan realisasi Rp3.122.518.377 dari 1.381 SPPT. Terendah ialah Kelurahan Berbas Pantai dari 630 SPPT penerimaan masuk hanya Rp76.011.345. 

"Kalau paling banyak jumlah SPPT yang membayar itu Loktuan yakni 2.053 dengan penerimaan Rp860.693.633," tutur dia. Pihaknya menggandeng ketua RT untuk melakukan pendistribusian SPPT. Saat ini proses pendistribusian telah mencapai di atas 70 persen. Dimulai sejak Februari silam.

"Kami akan melakukan validasi data terkait faktor yang terjadi pada tahun lalu. Bapenda juga telah menjemput bola untuk memfasilitasi masyarakat," terangnya. Bentuknya dengan membuka gerai pembayaran PBB-P2 di Kantor Kelurahan. (*)

Baca Juga: ASN Tetap Produktif! Begini Strategi Pemkab Kubar Jaga Pelayanan Publik Tetap Moncer saat WFH

Nilai Pokok Ketetapan PBB-P2 Per Kelurahan Tahun 2025

Guntung: Rp47.352.429.080 (1.530 WP)

Bontang Lestari: Rp5.165.406.380 (6.254 WP)

Belimbing: Rp2.179.823.457 (3.053 WP)

Gunung Elai: Rp1.969.877.314 (4.460 WP)

Tanjung Laut: Rp1.373.512.129 (3.956 WP)

Loktuan: Rp1.264.944.016 (4.582 WP)

Api-Api: Rp1.282.253.207 (5.366 WP)

Bontang Baru: Rp793.802.416 (3.269 WP)

Gunung Telihan: Rp792.512.079 (2.828 WP)

Tanjung Laut Indah: Rp555.131.151 (3.279 WP)

Berbas Tengah: Rp542.507.572 (2.753 WP)

Bontang Kuala: Rp523.659.707 (3.268 WP)

Satimpo: Rp471.052.395 (1.295 WP)

Kanaan: Rp246.038.132 (1.248 WP)

Berbas Pantai: Rp205.684.915 (1.728 WP)

 

 

Realisasi Pembayaran PBB-P2 Kota Bontang 2025

Bontang Kuala: Rp155.728.443 (1.011 SPPT)

Bontang Baru: Rp435.284.940 (1.572 SPPT)

Loktuan: Rp860.693.633 (2.053 SPPT)

Guntung: Rp46.940.832.520 (699 SPPT)

Api-Api: Rp653.973.111 (2.497 SPPT)

Gunung Elai: Rp1.197.691.540 (2.332 SPPT)

Tanjung Laut: Rp906.443.119 (1.589 SPPT)

Berbas Tengah: Rp285.828.971 (1.297 SPPT)

Berbas Pantai: Rp76.011.345 (630 SPPT)

Satimpo: Rp263.588.193 (652 SPPT)

Bontang Lestari: Rp3.122.518.377 (1.381 SPPT)

Tanjung Laut Indah: Rp228.698.321 (1.268 SPPT)

Belimbing: Rp1.470.612.098 (1.878 SPPT)

Gunung Telihan: Rp535.656.606 (1.488 SPPT)

Kanaan: Rp94.570.481 (568 SPPT)

Sumber: Bapenda Bontang

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#PBB-P2 Bontang #Validasi Data Pajak #Bapenda Bontang #pajak bumi dan bangunan #PAD Bontang