KALTIMPOST.ID, BONTANG - Pajak sarang walet menjadi salah satu objek pajak Bontang. Namun realisasi hingga triwulan pertama ini masih nihil. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang, Natalia Trisnawati, mengatakan pihaknya mengaku sulit untuk mendapatkan pendapatan dari jenis pajak ini.
“Kalau walet tidak usah ditanya. Banyak bangunannya tetapi tidak ada isinya,” kata Natalia. Bapenda Bontang pun hanya mematok target untuk jenis pajak ini di 2026 yakni Rp2.184.000. Nominal yang terbilang kecil dibandingkan jenis pajak daerah lainnya.
Sebagaimana target di triwulan pertama, Bapenda mematok 15 persen capaiannya dari nominal yang sudah diplotkan. “Itu pun hanya satu wajib pajak yang dimasukkan,” ucapnya.
Jika dibandingkan tahun lalu, angka target ini mengalami peningkatan. Pada 2025, Bapenda memasang target Rp2.090.000. Nominal menurun dibandingkan 2024 yakni Rp 3.150.000. Pada 2024, pendapatan yang masuk dari sektor ini hanya Rp1.050.000.
Baca Juga: Bontang Tiga Tahun Berturut-turut Raih IPASN Tertinggi se-Kaltim, Bukti Konsistensi Pembinaan ASN
Berdasarkan data Bapenda Bontang, pada 2021 saja, terdapat 246 bangunan sarang walet yang tersebar di tiga kecamatan. Melihat jumlah bangunan yang menjamur, sebelumnya Bapenda menjadikan objek pajak sarang walet sebagai pemasukan pendapatan daerah.
Pajak sarang walet di Bontang dipungut dengan tarif maksimal 10 persen dari hasil panen. Pemungutan pajak ini diatur dalam Perda 4/2010. Meski potensi pendapatan pajak sarang walet besar, pengumpulan masih mengalami kendala karena banyak pengusaha sarang walet yang tidak berdomisili di Bontang dan sulit dihubungi.
Bapenda pun tidak bisa melakukan penghapusan jenis pajak ini. Mengingat sesuai regulasi setiap jenis pajak sudah dibuka nomor rekening masing-masing. “Harus ada nomor rekeningnya, tidak mungkin dihapus. Walaupun hanya satu muncul tetapi kami upayakan,” tutur dia.
Terkait daerah di Kaltim, jenis pajak ini masih meraup nominal banyak di beberapa tempat. Salah satunya Natalia sebut yakni di Kabupaten Berau. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo