Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Usung Konsep Minimalis Modern, Ini Bocoran Desain dan Pagu Anggaran Proyek ACP SMPN 1 dan SMPN 2 Bontang

Adhiel kundhara • Selasa, 19 Mei 2026 | 18:14 WIB
DIPERCANTIK: Disdikbud Bontang akan melakukan pemasangan di SMP 1 untuk mempercantik bangunan. (ADIEL KUNDHARA/KP)
DIPERCANTIK: Disdikbud Bontang akan melakukan pemasangan di SMP 1 untuk mempercantik bangunan. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID-Wajah dua sekolah negeri di Kota Bontang bakal berubah drastis. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang tengah mematangkan rencana pemasangan aluminium composite panel (ACP) di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Bontang. Proyek penataan itu diproyeksikan dikerjakan tahun ini melalui skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Disdikbud Bontang, Nuryadi mengungkapkan, konsep pembangunan untuk kedua sekolah berbeda. SMP Negeri 2 disebut akan mendapat penataan lebih besar karena mencakup tiga sisi bangunan sekolah.

“Kalau SMP 2 itu memang lebih besar karena tiga sisi bangunan yang ditata di bagian dalam,” kata Nuryadi, Selasa (19/5/2026) saat ditemui di Autis Center. Khusus di SMP 2, penataan tersebut juga mencakup area bawah laboratorium sekolah, serta dua gedung RKB yang belum lama ini dibangun. Menurut Nuryadi, desain akhir masih akan dibahas bersama tim perencana dan Kepala Disdikbud Bontang sebelum proyek dijalankan.

"Nilai anggaran mencapai Rp2 miliar," ucapnya. Sementara itu, pemasangan ACP di SMP Negeri 1 Bontang diperkirakan hanya dilakukan pada satu sisi bangunan yang menghadap langsung ke jalan raya. Meski lebih kecil dibanding SMPN 2, konsep penataannya tetap diarahkan untuk mempercantik tampilan sekolah.

Baca Juga: Hari Pertama SPMB SD di Bontang, Jumlah Pendaftar Capai 500

"Jadi untuk SMP 1 itu di ruang guru. Pagu anggarannya sekira Rp1 miliar," tutur dia. Disdikbud memastikan proyek tersebut masih memungkinkan direalisasikan tahun ini. Saat ini waktu pengerjaan dinilai cukup karena estimasi pelaksanaan hanya sekitar tiga bulan.

“Sekarang sudah Mei, sebentar lagi Juni. Kalau ACP masih memungkinkan karena estimasi pengerjaannya sekitar tiga bulan,” terangnya. Ia menjelaskan, pekerjaan pemasangan ACP tidak terlalu rumit dibanding proyek konstruksi besar lainnya. Material dan perlengkapan seperti scaffolding maupun rangka besi juga relatif mudah diperoleh sehingga pengerjaan dapat lebih cepat dilakukan.

Selain membahas desain bangunan, Disdikbud Bontang juga mulai mempertimbangkan konsep warna untuk kedua sekolah tersebut. Namun hingga kini belum ada keputusan final terkait pola maupun kombinasi warna yang akan digunakan. Nuryadi menyebut, pihaknya cenderung memilih konsep warna sederhana agar tampilan sekolah tetap modern dan tidak terkesan berlebihan. “Mungkin cukup dua atau tiga warna saja supaya tidak terlalu ramai. Tapi itu nanti menunggu hasil pembahasan dengan perencana dan Pak Kadis,” pungkasnya. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#bontang #SMP 1 Bontang #SMP 2 Bontang #disdikbud bontang