KALTIMPOST.ID, BONTANG – Pemkot Bontang memastikan Kementerian ESDM akan melakukan tinjauan lapangan pada Rabu (10/6/2026). Kabag Perekonomian dan SDA Setkot Bontang, Moch Arif Rochman mengatakan, kunjungan tersebut dalam rangka memantau progres proyek sambungan rumah pipa jargas.
"Kemungkinan dari Kementerian ESDM langsung dipimpin oleh Pak Yunando Antasari," kata Arif.
Yunando merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) di Kementerian ESDM yang bertanggung jawab atas program jaringan gas (jargas) di Kota Bontang. Menurutnya berdasarkan informasi terkahir progres pemasangan SR baru telah mencapai 91 persen.
Baca Juga: Ini 10 SD di Kota Bontang dengan Hasil Rata-Rata TKA Tertinggi, Sekolah Swasta Mendominasi
"Ini untuk jumlah penerima manfaat yang lama. Belum termasuk tambahan yang berhasil didapatkan Pemkot Bontang sebanyak 2.000 SR," ucapnya.
Total sambungan rumah (SR) jargas Bontang yang akan terpasang mencapai 10.553 SR, bagian dari paket pembangunan nasional 26.137 SR untuk tiga wilayah yakni Bontang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Tana Tidung. Proyek ini dimenangkan oleh PT Noorel Idea dengan nilai penawaran Rp 196,7 miliar.
Sebelumnya diberitakan, pembangunan fisik dimulai pada Januari 2026 hingga Juni 2026 dengan durasi kontrak 240 hari. Jika tidak ada kendala, jargas bagi rumah tangga Bontang sudah bisa dinikmati mulai Juli 2026. (*)
Editor : Duito Susanto