KALTIMPOST.ID, BONTANG – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP di Kota Bontang memasuki hari kedua pelaksanaan tahap kedua. Pada fase ini, tiga jalur yang dibuka yakni mutasi, prestasi nonakademik, dan prestasi akademik.
Khusus jalur prestasi akademik, persaingan antarpendaftar mulai berlangsung ketat. Sejumlah sekolah negeri favorit mencatat jumlah pendaftar yang telah melampaui kuota yang tersedia.
Humas Panitia SPMB SMP Negeri 1 Bontang, Hermi, mengatakan sekolahnya membuka 131 kursi melalui jalur prestasi akademik. Hingga saat ini, jumlah pendaftar sudah melebihi kapasitas yang disediakan.
Baca Juga: Tragedi Lubang Tambang Palaran, DPRD Kaltim Desak Pengawasan dan Reklamasi Diperketat
“Karena jumlah pendaftar sudah melampaui kuota, nanti nilai terendah dipastikan akan tergeser ke pilihan sekolah berikutnya,” ujarnya.
Sesuai regulasi SPMB, setiap calon siswa diberikan tiga pilihan sekolah. Sistem akan secara otomatis mengalihkan pendaftar ke pilihan berikutnya apabila tidak lolos seleksi pada pilihan pertama.
Saat ini, nilai ambang batas sementara di SMP Negeri 1 Bontang berada pada angka 185,72. Angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan SMP Negeri 2 Bontang yang telah mencapai 237,42.
Menurut Hermi, kondisi itu terjadi karena SMP Negeri 1 memperoleh tambahan kuota dari sisa kursi jalur domisili dan afirmasi yang tidak terisi pada tahap sebelumnya.
“Kuota dari jalur domisili dan afirmasi yang tersisa dialihkan ke jalur prestasi akademik. Selain itu, cakupan domisili radius 400 meter di SMP Negeri 1 memang cukup terbatas,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia SPMB SMP Negeri 8 Bontang, Teguh, mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar pada hari pertama tahap kedua juga langsung melampaui kuota yang tersedia.
Baca Juga: Kaltim Kehilangan Rp25 Triliun Dana Transfer, Rudy Mas'ud Curhat ke Komisi II DPR
Untuk jalur prestasi akademik, SMP Negeri 8 hanya membuka 28 kursi. Namun, jumlah peminat yang memilih sekolah tersebut sebagai pilihan pertama telah mencapai 55 orang.
“Jumlah peminat pada pilihan pertama sudah 55 orang. Otomatis ada yang akan tersisih dalam proses seleksi,” katanya.
Dengan masih berlangsungnya masa pendaftaran, pergeseran peringkat diperkirakan terus terjadi hingga penutupan seleksi. Calon peserta didik pun diminta terus memantau posisi dan peluang mereka melalui sistem SPMB yang telah disediakan. (*)
Editor : Ery Supriyadi