Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

124 Calon Guru Lolos, Siap Adu Kemampuan Mengajar di Bontang

Adhiel kundhara • Kamis, 11 Juni 2026 | 08:29 WIB
Ratusan peserta mengikuti tes tertulis pengadaan guru pengganti yang digelar Disdikbud Bontang. Sebanyak 124 peserta lolos ke tahap micro teaching. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST)
Ratusan peserta mengikuti tes tertulis pengadaan guru pengganti yang digelar Disdikbud Bontang. Sebanyak 124 peserta lolos ke tahap micro teaching. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang resmi mengumumkan hasil tes tertulis Seleksi Pengadaan Guru Pengganti Tahun 2026. Dari 284 peserta yang mengikuti seleksi, sebanyak 124 orang dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke tahap micro teaching.

Pengumuman tersebut tertuang dalam surat bernomor 400.3.10/326/DISDIKBUD/2026 tertanggal 10 Juni 2026.

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan seleksi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di sekolah-sekolah dengan tetap mengutamakan kualitas dan kompetensi calon guru.

Baca Juga: Hak Angket Belum Berakhir! Demokrat-PPP Dorong Banmus DPRD Kaltim Segera Atur Ulang Jadwal Paripurna

“Seleksi ini merupakan bagian dari upaya kami mendapatkan guru pengganti yang memiliki kompetensi dan kesiapan mengajar sesuai kebutuhan satuan pendidikan di Kota Bontang. Tahapan micro teaching menjadi salah satu instrumen penting untuk melihat kemampuan peserta dalam mengelola pembelajaran,” ujarnya.

Berdasarkan data Disdikbud, formasi Guru Kelas SD menjadi yang paling banyak diminati dengan 71 peserta. Dari jumlah tersebut, 40 peserta berhasil lolos ke tahap berikutnya.

Sementara itu, formasi Guru PJOK mencatat tingkat kelulusan cukup tinggi dengan 14 peserta lolos dari total 18 peserta.

Untuk formasi lainnya, Guru Kelas TK meloloskan tujuh peserta dari 15 pendaftar. Guru Pendidikan Agama Islam meloloskan 11 peserta dari 34 peserta, sedangkan Guru Pendidikan Agama Kristen meloloskan seluruh delapan peserta yang mengikuti seleksi.

Kemudian, Guru Matematika meloloskan tiga peserta, Guru IPA empat peserta, Guru IPS enam peserta, Guru PPKN lima peserta, Guru TIK tujuh peserta, Guru Seni Budaya dua peserta, Guru Prakarya lima peserta, Guru Bahasa Inggris tiga peserta, Guru Bimbingan dan Konseling enam peserta, serta Guru Bahasa Indonesia tiga peserta.

Secara keseluruhan, tingkat kelulusan pada tahap tes tertulis mencapai 43,6 persen atau 124 peserta dari total 284 peserta.

Baca Juga: Borneo FC Resmi Gandeng Kembali Etams Apparel untuk Musim 2026/2027

Peserta yang lolos wajib mengikuti tahap micro teaching pada 11-12 Juni 2026 di SPNF Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Bontang, Jalan HM Ardans RT 24.

Dalam tahap tersebut, peserta diwajibkan menyiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sederhana yang memuat tujuan, langkah pembelajaran, dan asesmen. Dokumen itu harus dicetak tiga rangkap dan dibawa saat pelaksanaan seleksi.

“Melalui micro teaching, panitia akan menilai kemampuan peserta dalam menyampaikan materi, mengelola pembelajaran, serta kesiapan mereka ketika nantinya bertugas di sekolah,” kata Safa.

Disdikbud mengingatkan seluruh peserta untuk hadir minimal 30 menit sebelum jadwal yang telah ditentukan. Praktik mengajar berlangsung selama 15 menit, terdiri atas lima menit persiapan dan 10 menit simulasi mengajar tanpa kehadiran murid. Namun, peserta tetap diminta mengajar layaknya berada di kelas yang sebenarnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#Guru Pengganti 2026 #Micro Teaching #seleksi guru #SPMB Bontang #disdikbud bontang