KALTIMPOST.ID, BONTANG – Memasuki masa libur semester sekolah, aktivitas penumpang di Pelabuhan Loktuan diprediksi meningkat tajam. Seluruh tiket yang disediakan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) untuk empat jadwal keberangkatan kapal pada Juni 2026 dilaporkan telah habis terjual.
Manajer Operasional PT Laut Bontang Bersinar (LBB), Jackthin Pamasi, mengatakan tiket untuk keberangkatan pada 15, 21, 23, dan 25 Juni sudah ludes sejak 13 Juni. Jadwal tersebut dilayani oleh KM Binaiya dan KM Egon.
“Tiket sudah habis sejak tanggal 13 untuk empat keberangkatan tersebut,” ujar Jackthin, Senin (15/6/2026).
Baca Juga: Warga Tanah Grogot Dibuat Geger, Mayat Pria Mengapung di Sungai Kandilo
Ia mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket agar tidak memaksakan diri datang ke pelabuhan. Jackthin juga mengingatkan calon penumpang untuk tidak tergiur tawaran calo yang menjanjikan tiket keberangkatan.
“Jangan sampai tergoda dan akhirnya tetap tidak bisa berangkat,” katanya.
Pada Senin (15/6), KM Binaiya dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Loktuan sekitar pukul 11.00 Wita dengan tujuan Parepare, Makassar, Labuan Bajo, Bima, Waingapu, dan Tanjung Benoa.
Sementara itu, KM Egon dijadwalkan sandar di Pelabuhan Loktuan pada 21 Juni sekitar pukul 07.00 Wita. Setelah proses naik turun penumpang, kapal akan kembali berlayar sekitar tiga jam kemudian menuju Parepare.
KM Egon selanjutnya dijadwalkan kembali tiba di Bontang pada 23 Juni pukul 18.00 Wita dan berangkat kembali pukul 23.00 Wita dengan rute Parepare, Batulicin, Surabaya, Lembar, dan Waingapu.
Adapun pelayaran terakhir kapal Pelni dari Pelabuhan Loktuan pada bulan ini dijadwalkan berlangsung pada 25 Juni. KM Binaiya diperkirakan tiba pukul 00.01 Wita dan kembali berlayar dua jam kemudian menuju Parepare, Makassar, Labuan Bajo, Bima, dan Tanjung Benoa.
Tingginya minat masyarakat memanfaatkan transportasi laut selama libur sekolah menjadi faktor utama habisnya tiket pada sejumlah jadwal keberangkatan tersebut. (*)
Editor : Ery Supriyadi