Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

SPMB 2026 Beri Nilai Tambahan bagi Juara Paralel, Penghargaan atas Perjuangan Belajar Tiga Tahun

Adhiel kundhara • Senin, 15 Juni 2026 | 12:35 WIB
TAMBAHAN NILAI : Calon pendaftar murid baru jenjang SMA maupun SMK di jalur prestasi mengacu kombinasi nilai rata-rata rapor dan TKA ditambahkan bobot prestasi kejuaraan, organisasi, maupun juara paralel. (ADIEL KUNDHARA/KP)
TAMBAHAN NILAI : Calon pendaftar murid baru jenjang SMA maupun SMK di jalur prestasi mengacu kombinasi nilai rata-rata rapor dan TKA ditambahkan bobot prestasi kejuaraan, organisasi, maupun juara paralel. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID, BONTANG–Jalur prestasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 jenjang SMA di Kalimantan Timur memberikan ruang lebih besar bagi siswa yang menunjukkan konsistensi akademik selama menempuh pendidikan di SMP.

Selain mempertimbangkan nilai rapor dan Tes Kemampuan Akademik (TKA), pemerintah juga memberikan tambahan nilai bagi siswa yang berhasil meraih peringkat paralel di sekolahnya.

Dalam petunjuk operasional SPMB 2026, siswa yang menempati peringkat satu paralel memperoleh tambahan nilai 55 poin. Peringkat kedua mendapat tambahan 50 poin, sedangkan peringkat ketiga memperoleh tambahan 45 poin. 

Baca Juga: Tanda-tanda Pertamax Turun! Konflik AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Turun Tajam

Tambahan nilai juga diberikan kepada siswa yang memiliki pengalaman kepemimpinan sebagai ketua OSIS, ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM), ketua Majelis Perwakilan Kelas (MPK), Badan Eksekutif Siswa, maupun organisasi intra sekolah resmi lainnya dengan bobot nilai 55 poin.

Sekretaris Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Bontang Suyanik mengatakan, kebijakan tersebut bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang mampu menjaga prestasi akademik secara konsisten selama tiga tahun belajar di SMP.

“Tujuannya untuk menghargai perjuangan belajar selama tiga tahun di SMP. Konsepnya hampir sama seperti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) untuk masuk perguruan tinggi,” kata Suyanik, Senin (15/6).

Baca Juga: 78 Persen Orangutan Hidup di Luar Cagar Alam, Lanskap Keraitan Kutim Resmi Jadi Pilot Project Areal Preservasi Pertama di Indonesia

Menurut dia, banyak masyarakat yang mengira tambahan nilai diberikan pada setiap semester. Padahal, penambahan bobot hanya dilakukan satu kali setelah seluruh nilai rapor semester satu hingga semester lima diakumulasi.

“Nilai rapor semester satu sampai semester lima dihitung terlebih dahulu. Setelah nilai akhir akumulasi diperoleh, baru diberikan tambahan nilai sesuai peringkat yang dimiliki siswa. Itu ditunjukkan dengan surat keterangan dari sekolah,” ucapnya.

Pada jalur prestasi, penentuan peringkat calon murid tidak hanya berdasarkan capaian akademik semata. SPMB 2026 menggunakan sistem nilai gabungan yang mengombinasikan hasil belajar selama lima semester dengan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Baca Juga: Harga Bahan Pokok di Balikpapan Naik, Ini Pemicu Utamanya  

Sesuai ketentuan, nilai gabungan diperoleh dari rata-rata nilai rapor semester satu hingga semester lima yang diberi bobot 60 persen dan rata-rata nilai TKA yang diberi bobot 40 persen. Setelah itu, hasil perhitungan ditambah dengan bobot prestasi akademik maupun nonakademik yang dimiliki peserta.

Dengan formula tersebut, siswa yang memiliki prestasi akademik berkelanjutan berpeluang memperoleh nilai lebih tinggi dibandingkan peserta yang hanya unggul pada satu komponen penilaian.

Suyanik menilai sistem tersebut lebih adil karena tidak hanya mengukur kemampuan siswa melalui satu kali tes, tetapi juga melihat rekam jejak pembelajaran selama tiga tahun terakhir.

Baca Juga: Kejagung Sita Aset Eddy Tansil Rp 51,6 Miliar, Menkeu: Prestasi Luar Biasa!

“Yang dihargai adalah proses dan konsistensi belajar. Jadi bukan hanya hasil pada satu semester atau satu kali tes saja, tetapi perjalanan akademik siswa selama berada di SMP,” tuturnya.

Dia berharap calon peserta didik dan orang tua dapat memahami mekanisme perhitungan nilai jalur prestasi agar tidak terjadi kesalahpahaman saat proses seleksi berlangsung. SPMB 2026 tahap pertama dijadwalkan berlangsung pada 22–24 Juni 2026 untuk jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi jenjang SMA. (*)

Editor : Dwi Restu A
#bontang #spmb #Nilai Tambah #apresiasi