Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Tambahan Jargas Bontang Dipangkas Jadi 1.000 Sambungan, Wali Kota Ajukan Lagi ke Kementerian ESDM

Adhiel kundhara • Selasa, 16 Juni 2026 | 13:32 WIB
PENGERJAAN: Pemasangan pipa sambungan rumah jargas masih dikerjakan oleh kontraktor pemenang tender yang pembiayaannya dari pusat. (ADIEL KUNDHARA/KP)
PENGERJAAN: Pemasangan pipa sambungan rumah jargas masih dikerjakan oleh kontraktor pemenang tender yang pembiayaannya dari pusat. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Rencana penambahan jaringan gas rumah tangga (jargas) di Bontang tetap berlanjut meskipun jumlah tambahan sambungan yang disetujui pemerintah pusat mengalami penyesuaian.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan usulan tambahan sebanyak 2.000 sambungan rumah tangga tidak dapat direalisasikan seluruhnya. Mengingat adanya ketentuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Menurut Neni, pemerintah pusat hanya memperbolehkan penambahan maksimal 10 persen dari nilai proyek yang berjalan. Akibatnya, jumlah tambahan sambungan yang disetujui hanya sekitar 1.000 sambungan.

Baca Juga: Pemkot Bontang Siapkan APBD untuk Perbaikan Trotoar di Bontang Kuala, Neni Nilai Tidak Bisa Menunggu Terus  

“Bukan dipotong. Memang aturannya tidak boleh lebih dari 10 persen dari nilai pekerjaan. Jadi yang diperbolehkan sekitar 1.000 sambungan,” kata Neni.

Meski tidak sesuai target awal, Neni tetap bersyukur karena usulan tambahan tersebut akhirnya mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat.

Ia menilai tambahan 1.000 sambungan tetap memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang selama ini menunggu akses jargas. “Alhamdulillah tetap ada tambahan. Lumayan untuk masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga: Fasilitas Publik Dirusak, Neni Sebut Pelaku Bukan Orang Normal

Neni mengungkapkan koordinasi intensif telah dilakukan bersama berbagai pihak, termasuk perwakilan daerah dan bagian ekonomi Pemkot Bontang. Adanya tambahan ini membuat pengerjaan mengalami perpanjangan waktu.

“Langsung melalui adendum,” tutur dia.

Tidak berhenti sampai di situ, Neni memastikan Pemkot Bontang akan kembali mengajukan tambahan sambungan jargas untuk tahun anggaran berikutnya. Harapannya, kebutuhan jaringan gas rumah tangga yang belum terakomodasi dapat terus dipenuhi secara bertahap.

“Langsung saya ajukan lagi. Harapan saya tahun 2027 dapat tambahan lagi,” pungkasnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#jargas bontang #kementerian esdm #Neni Moerniaeni #pemkot bontang #jaringan gas