Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

SPMB SMA/SMK Kaltim Berpotensi Diperpanjang, Panitia Tunggu Keputusan Dinas Pendidikan

Adhiel kundhara • Selasa, 23 Juni 2026 | 13:33 WIB
CARI INFORMASI: Sejumlah calon siswa baru mendatangi aula SMA 1 Bontang menanyakan kendala terkait proses pendaftaran pada SPMB tahun ini. (ADIEL KUNDHARA/KP)
CARI INFORMASI: Sejumlah calon siswa baru mendatangi aula SMA 1 Bontang menanyakan kendala terkait proses pendaftaran pada SPMB tahun ini. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Gangguan server yang terjadi pada hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Kalimantan Timur berpotensi membuat jadwal pendaftaran diperpanjang.

Panitia di tingkat sekolah kini masih menunggu keputusan resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim.

Ketua Panitia SPMB SMA 1 Bontang, Nurdin, menilai peluang penambahan waktu pendaftaran cukup besar mengingat banyak calon peserta didik yang belum sempat mengakses sistem akibat gangguan server pada awal pembukaan.

Baca Juga: Akses SPMB SMA/SMK Kaltim Dijadwal Bergilir, Pendaftar Bontang Baru Bisa Masuk Pukul 13.00 Wita

“Saya yakin kemungkinan ada penambahan waktu. Tapi kita masih menunggu informasi resmi dari dinas,” kata Nurdin.

Menurut dia, kebijakan pembagian jadwal akses berdasarkan wilayah memang menjadi solusi sementara untuk mengatasi kepadatan pengguna. Namun, langkah tersebut belum sepenuhnya menjawab persoalan karena ribuan siswa masih harus berebut akses pada jam yang telah ditentukan.

Nurdin menjelaskan, pada hari pertama pembukaan, server SPMB tidak dapat diakses setelah puluhan ribu pengguna masuk secara bersamaan. Kondisi itu berbeda dengan tahun sebelumnya yang masih memungkinkan siswa melakukan pendaftaran meski terdapat sejumlah fitur yang belum berjalan sempurna.

“Kalau tahun lalu masih bisa digunakan meskipun ada beberapa poin yang belum masuk. Sekarang ini benar-benar tidak bisa diakses karena servernya down,” ucapnya.

Baca Juga: Debut di Pentas Nasional, Tim Sepak Bola Putri Usia Dini Samarinda Ditantang Tiga Kekuatan Jawa

Ia menyebut gangguan kali ini dipicu penggunaan satu sistem terintegrasi yang melayani seluruh kabupaten dan kota di Kaltim secara bersamaan.

“Ini pertama kali Kaltim menggunakan satu aplikasi untuk semua daerah. Sebelumnya biasanya masing-masing kabupaten atau kota punya sistem sendiri atau hanya gabungan beberapa daerah saja,” tutur dia.

Menurut Nurdin, beban server meningkat drastis ketika sekitar puluhan ribu pengguna mencoba masuk pada waktu yang sama saat portal dibuka.

Akibat kondisi tersebut, banyak calon peserta didik kehilangan kesempatan melakukan pendaftaran pada hari pertama. Karena itu, sekolah berharap pemerintah provinsi memberikan tambahan waktu agar seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi.

“Kasihan kalau tidak ada tambahan waktu. Karena sampai sekarang masih banyak yang belum bisa mengakses sistem,” terangnya.

Di sisi lain, portal SPMB masih menyediakan akses bebas untuk seluruh wilayah pada pukul 22.00 hingga 07.00 Wita. Namun verifikasi dokumen tetap dilakukan pada jam kerja oleh operator sekolah.

“Kalau siswa mendaftar malam, verifikasinya tetap dilakukan keesokan harinya oleh operator sekolah,” sebut Nurdin.

SMA 1 Bontang sendiri telah menyiapkan tujuh operator untuk mengantisipasi lonjakan berkas yang masuk selama masa pendaftaran. Meski demikian, proses verifikasi tetap dilakukan secara teliti untuk memastikan seluruh dokumen sesuai ketentuan.

“Sekarang kami lebih berhati-hati. Prestasi harus sesuai, rapor juga harus benar. Itu yang membuat proses verifikasi memerlukan waktu,” ungkapnya.

Hingga kini, sekolah masih menunggu arahan lanjutan dari Dinas Pendidikan Kaltim terkait kemungkinan revisi jadwal maupun perpanjangan masa pendaftaran SPMB. Sesuai juknis tertera pendaftaran tahap pertama bakal berakhir esok hari. Kemudian pengumuman untuk tahap pertama dilaksanakan Jumat (26/6/2026). (*)

Editor : Duito Susanto
#perpanjangan pendaftaran #Disdikbud Kaltim #pemprov kaltim #SPMB Bontang #Sistem Penerimaan Murid Baru