Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Gandeng Pokdarwis, Kelurahan Gunung Elai Siapkan Dermaga Kapal Wisata Susur Hutan Bakau

Adhiel kundhara • Selasa, 23 Juni 2026 | 14:22 WIB
PEMBERSIHAN: Kelurahan Gunung Elai mempersiapkan area yang bakal dijadikan destinasi wisata. (FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP)
PEMBERSIHAN: Kelurahan Gunung Elai mempersiapkan area yang bakal dijadikan destinasi wisata. (FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID- Kawasan mangrove di Kelurahan Gunung Elai terus dipersiapkan menjadi salah satu destinasi wisata baru di Kota Bontang. Dalam waktu dekat, sebuah dermaga wisata akan dibangun untuk mendukung aktivitas wisata susur mangrove sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Lurah Gunung Elai, Sulistyo, mengatakan pembangunan dermaga tersebut merupakan hasil kolaborasi antara kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pemerintah kelurahan, serta dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Dermaga akan dibangun di kawasan pesisir Gunung Elai yang berbatasan dengan wilayah Bontang Baru. Lokasi itu dipilih karena memiliki potensi wisata mangrove yang dinilai cukup menjanjikan. “Dermaga ini nantinya untuk melayani kapal wisata yang akan membawa pengunjung menyusuri kawasan mangrove. Jadi wisatawan bisa menikmati pemandangan hutan bakau dari jalur perairan,” kata Sulistyo.

Menurut dia, keberadaan dermaga menjadi langkah awal pengembangan wisata mangrove yang lebih terintegrasi. Kawasan tersebut berada tidak jauh dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan memiliki panorama yang unik.

Selain menyuguhkan hamparan mangrove, pengunjung nantinya juga dapat menikmati pemandangan kawasan industri yang terlihat jelas dari pesisir saat malam hari. “Kalau malam hari, cahaya dari kawasan industri itu terlihat sangat menarik dari lokasi tersebut. Itu menjadi nilai tambah yang bisa dinikmati pengunjung,” ucapnya. 

Sulistyo menjelaskan, pembangunan dermaga saat ini sudah dipastikan melalui bantuan dari provinsi. Namun, pengembangan kawasan wisata secara keseluruhan masih dalam tahap perencanaan yang akan diajukan ke Pemkot Bontang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf).

Dalam konsep yang sedang disusun, kawasan wisata mangrove itu nantinya dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung. Mulai dari anjungan pandang, gazebo hingga area khusus pelaku UMKM. Anjungan tersebut dirancang menghadap langsung ke laut. Desainnya dibuat menyerupai bentuk kapal dengan ujung lancip, terinspirasi dari arsitektur khas pesisir yang selama ini dikenal masyarakat Bontang.

“Konsep awalnya ada anjungan di bagian depan menghadap laut, kemudian gazebo di tengah kawasan mangrove dan area UMKM untuk masyarakat,” tutur dia. Meski begitu, Sulistyo mengakui seluruh fasilitas tersebut masih berupa konsep awal dan belum masuk dalam penganggaran resmi. Saat ini pihak kelurahan masih meminta tim perencana untuk menyusun desain kawasan secara lebih detail.

Rencananya, usulan pembangunan fasilitas pendukung akan diajukan pada tahun depan. Jika mendapat dukungan anggaran, pembangunan fisik kawasan wisata dapat direalisasikan secara bertahap.
Ia berharap keberadaan dermaga wisata mangrove nantinya tidak hanya menjadi destinasi baru bagi wisatawan, tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal. “Harapannya tentu untuk meningkatkan pariwisata Gunung Elai sekaligus membuka peluang usaha bagi warga sekitar,” pungkasnya. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#bontang #mangrove bontang #destinasi wisata bontang #wisata susur hutan bakau #Gunung Elai Bontang