Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

SPMB Kaltim Diperpanjang hingga 26 Juni karena Masalah Ini, Siswa Bontang Diminta Manfaatkan Tambahan Waktu

Adhiel kundhara • Rabu, 24 Juni 2026 | 09:56 WIB
MASIH ADA KESEMPATAN: Gangguan server yang terjadi pada situs SPMB tahun ini hingga berujung pembatasan akses pendaftaran berdarkan wilayah membuat Disdikbud Kaltim menambah durasi pelaksanaan  penerimaan murid baru. (ADIEL KUNDHARA/KP)
MASIH ADA KESEMPATAN: Gangguan server yang terjadi pada situs SPMB tahun ini hingga berujung pembatasan akses pendaftaran berdarkan wilayah membuat Disdikbud Kaltim menambah durasi pelaksanaan  penerimaan murid baru. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID, BONTANG-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur resmi memperpanjang masa pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap I Tahun Ajaran 2026/2027.

Kebijakan itu diambil menyusul gangguan sistem yang terjadi pada hari pertama pelaksanaan pendaftaran akibat tingginya volume akses pengguna. 

Sebelumnya, pendaftaran SPMB Tahap I dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026. Namun, berdasarkan pengumuman resmi Disdikbud Kaltim, pendaftaran diperpanjang hingga Jumat (26/6) pukul 00.00 Wita.

Baca Juga: Terganjal Nomenklatur Hukum dan Defisit Fiskal! DPRD Kaltim Warning Program UKT Gratis Gratispol Tidak Bisa Dicairkan Serentak 

Gangguan tersebut sempat membuat ribuan calon murid baru dan orang tua kesulitan mengakses laman pendaftaran. Pada hari pertama pelaksanaan, server SPMB mengalami lonjakan trafik yang menyebabkan proses pendaftaran tidak berjalan optimal.

Sekretaris Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Bontang, Suyanik, mengatakan, perpanjangan waktu pendaftaran menjadi solusi yang cukup baik agar seluruh calon peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar.

Menurutnya, sejak pengumuman perpanjangan diterbitkan, sekolah-sekolah di Bontang terus menyampaikan informasi kepada masyarakat agar tidak panik dan memanfaatkan waktu tambahan yang diberikan pemerintah. 

Baca Juga: Ekonomi Kaltim 2026 Diproyeksi Melambat, BI Patok Pertumbuhan 2-3,75 Persen

“Perpanjangan itu memberikan ruang bagi calon murid yang sebelumnya belum sempat mengakses sistem karena gangguan server. Kami mengimbau siswa dan orang tua tetap mengikuti jadwal yang telah diperbarui serta menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan,” kata Suyanik.

Sekolah-sekolah di Bontang juga membuka layanan informasi dan pendampingan bagi calon peserta didik yang masih mengalami kendala selama proses pendaftaran berlangsung.

Suyanik menegaskan, meski jadwal pendaftaran diperpanjang, seluruh ketentuan, persyaratan, dan mekanisme seleksi tetap mengacu pada petunjuk teknis SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 yang telah ditetapkan Disdikbud Kaltim. Karena itu, peserta diharapkan memahami seluruh tahapan agar tidak mengalami kesalahan saat melakukan pendaftaran.

Baca Juga: Sambangi Kementerian ESDM, Pemkab Kutim Minta Revisi RKAB untuk Cegah Ancaman PHK Pekerja Tambang

Sementara itu, dalam pengumuman resmi Disdikbud Kaltim disebutkan bahwa perpanjangan masa pendaftaran dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat setelah terjadinya kendala teknis pada server aplikasi SPMB pada 22 Juni 2026.

Pemerintah juga meminta seluruh calon murid yang belum menyelesaikan proses pendaftaran untuk memanfaatkan tambahan waktu tersebut sebaik-baiknya. 

Disdikbud Kaltim menambahkan, jadwal tahapan berikutnya akan menyesuaikan kondisi pelaksanaan dan akan diumumkan lebih lanjut apabila diperlukan. Hingga saat ini, tim teknis masih terus melakukan optimalisasi sistem guna memastikan layanan pendaftaran berjalan normal dan dapat diakses seluruh peserta. 

Dengan adanya perpanjangan hingga 26 Juni mendatang, calon peserta didik SMA dan SMK di Kota Bontang diharapkan tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut agar proses pendaftaran dapat diselesaikan tepat waktu. (*)

Editor : Dwi Restu A
#bontang #manfaatkan waktu #spmb #kaltim