KALTIMPOST.ID- PT PLN UP3 Bontang kembali menjadwalkan penghentian sementara pasokan listrik di sejumlah wilayah Kota Bontang dan Kecamatan Teluk Pandan pada Jumat (3/7/2026). Pemadaman dilakukan dalam dua tahap sebagai bagian dari pengaturan operasi sistem akibat gangguan teknis pada komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang masih memengaruhi pasokan daya.
Plh Manager Komunikasi dan TJSL PLN UP3 Bontang, Annisa Nabiha, mengatakan pengaturan operasi dilakukan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan selama proses pemulihan berlangsung. "Pengaturan operasi dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem. Tim kami terus mempercepat proses pemulihan," kata Annisa.
Tahap pertama dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 18.00 Wita. Wilayah yang terdampak meliputi Jalan Asmawarman, Jalan Tarakan, Jalan Potingku, Jalan Pendidikan, Jalan Palembang, Jalan Durian, Jalan Taman Siswa, Jalan Damai, Jalan Simon Tampubolon, Jalan HM Ardans, Jalan Ulin, kawasan Kanaan, HOP sebagian, Jalan Ahmad Yani sebagian, Jalan Sultan Syahrir, Jalan Selat Karimata, Jalan Habibon, Jalan Selat Rote, Jalan Jenderal Soedirman, Jalan WR Soepratman, Jalan Cumi-Cumi, dan Jalan Kenangan.
Selain kawasan permukiman, sejumlah perkantoran yang berada di sepanjang ruas jalan tersebut juga berpotensi mengalami penghentian sementara pasokan listrik. PLN mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk menyesuaikan aktivitas selama jadwal pemadaman berlangsung.
Sementara itu, tahap kedua dijadwalkan mulai pukul 18.00 hingga 21.00 Wita. Wilayah yang terdampak meliputi sebagian Jalan Brigjen Katamso dan Jalan S Parman, Jalan Cipto Mangunkusumo, Jalan Paprika, Jalan Brokoli, Jalan Tomat, Jalan Imam Bonjol, Jalan Selat Lombok, Jalan Selat Selayar, Jalan Selat Bone, Jalan Selat Malaka, Jalan Ampera, Jalan Gajah Mada, Jalan Jamrut, Jalan Berlian, Jalan Rubi, Jalan Safir, Jalan AP Mangkunegoro, Jalan Angkasa, Jalan Alexander, Jalan WR Soepratman, Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan Emerald, Jalan Zamrut, Jalan Petran, Jalan Tipalayo, Jalan Veteran, Jalan Pangeran Antasari, Jalan Teuku Umar, Jalan Sultan Agung, serta kawasan Berbas dan Berbas Pantai.
Penghentian sementara pasokan listrik juga mencakup Jalan Poros Bontang-Sangatta, Desa Teluk Pandan, Desa Kandolo, sebagian Desa Singkama, Desa Sangkima, dan wilayah sekitarnya. Annisa menjelaskan jadwal pemadaman masih bersifat estimasi. Perubahan waktu maupun durasi dapat terjadi menyesuaikan perkembangan penanganan gangguan dan kondisi sistem kelistrikan.
"Jadwal dapat berubah sesuai kondisi sistem. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan," ucapnya. PLN memastikan seluruh personel tetap disiagakan untuk mempercepat proses pemulihan gangguan pada PLTGU. Seluruh sumber daya juga terus dioptimalkan agar pasokan listrik di Kota Bontang dan wilayah sekitarnya dapat kembali normal secepat mungkin.
Masyarakat diimbau mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan selama penghentian pasokan berlangsung. Pelanggan juga disarankan mencabut steker perangkat elektronik yang sensitif untuk menghindari kerusakan akibat lonjakan tegangan saat aliran listrik kembali normal.
PLN meminta masyarakat terus memantau informasi resmi apabila terdapat perubahan jadwal, durasi, maupun pembatalan pemadaman. Informasi terbaru akan disampaikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan. (riz)
Editor : Muhammad Rizki