BONTANG – Hari pertama pengerjaan proyek pelebaran saluran drainase di Jalan Zamrut, Kelurahan Berebas Tengah, memicu gangguan layanan air bersih dan jaringan gas rumah tangga. Penggalian menggunakan alat berat menyebabkan pipa milik Perumda Tirta Taman Bontang dan jaringan gas (jargas) mengalami kebocoran pada Sabtu (18/7).
Salah seorang warga, Liel, mengaku baru menyadari adanya gangguan setelah pasokan air PDAM yang biasanya mengalir pada malam hari tidak kunjung masuk ke rumahnya.
"Setelah dicek ternyata ada pipa yang bocor dan air merembes ke galian proyek," ujarnya kepada Kaltim Post, Minggu (19/7).
Hingga keesokan harinya, air masih mengalir deras ke dalam saluran galian sehingga distribusi ke rumah pelanggan terhenti. Selain air bersih, jaringan gas rumah tangga milik PT Bontang Migas Energi (BME) juga ikut terdampak sehingga kompor pelanggan tidak dapat digunakan.
"Tadi ibu-ibu juga bingung karena kompor jargas tidak bisa dipakai," katanya.
Menanggapi laporan tersebut, Direktur Utama Perumda Tirta Taman Bontang, Suramin, langsung menginstruksikan tim teknis turun ke lokasi untuk melakukan perbaikan jaringan yang terdampak.
Baca Juga: Guru Pengganti di SMA Bontang Baru Terima Honor Tiga Bulan, Pembayaran Disesuaikan Jam Mengajar
Ia memastikan proses penyambungan kembali dilakukan secepat mungkin agar distribusi air bersih kepada pelanggan dapat segera normal meski proyek drainase masih berlangsung.
"Ini bagian dari pelayanan kami. Apabila ada laporan dari pelanggan maka langsung kami tindak lanjuti," ujarnya.
Sementara itu, proyek pelebaran drainase di Jalan Zamrut merupakan pekerjaan yang dibiayai melalui APBD Kota Bontang 2026 dengan nilai kontrak sekitar Rp1,2 miliar. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Karya Jaya Mulia dengan masa pelaksanaan selama 120 hari kalender, terhitung sejak 18 Juni 2026.
Pekerjaan mencakup pelebaran saluran drainase sepanjang sekitar 300 meter di kedua sisi Jalan Zamrut sebagai upaya meningkatkan kapasitas saluran dan mengurangi potensi banjir di kawasan tersebut.
Editor : Muhammad Ridhuan