Segera Tampung Air, WTP Bontang Lestari Besok Tidak Suplai ke Pelanggan

Adhiel kundhara • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:40 WIB
PERAWATAN: WTP Bontang Lestari milik Perumda Tirta Taman akan berhenti sementara distribusi pada esok hari. ADIEL KUNDHARA/KP
PERAWATAN: WTP Bontang Lestari milik Perumda Tirta Taman akan berhenti sementara distribusi pada esok hari. ADIEL KUNDHARA/KP

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Perumda Tirta Taman kembali melakukan perawatan water treatment plant (WTP), Sabtu (8/8/2026). Kali ini sasarannya yakni WTP Bontang Lestari.

Dirut Perumda Tirta Taman Suramin mengatakan pemeliharaan akan dimulai sejak 07.00 Wita hingga selesai. Proses perawatan diprediksi hingga sore. "Ini merupakan kegiatan rutin tiap tiga bulan sekali," kata Suramin saat dihubungi Kaltim Post, Jumat (7/8/2026).

Menurutnya langkah ini dalam rangka peningkatan layanan kepada pelanggan. Sehubungan dengan aspek kualitas, kuantitas, dan kontinuitas distribusi air bersih.

Oleh sebab itu, pelanggan di wilayah tersebut diminta untuk segera menampung air. Tujuannya agar memenuhi kebutuhan air bersih selama proses pemeliharaan WTP. "Hal ini untuk menjaga saat maupun pasca perawatan berlangsung," ucapnya.

Baca Juga: Promo Agustus Menyala, Beli Honda Vario hingga BeAT Bisa Hemat Rp5,4 Juta

Diketahui, WTP Bontang Lestari dipasik tiga sumur dengan kapasitas 15, 25, dan 30 liter per detik. Ketiga sumur tersebut terhubung dengan dua Instalasi Pengolah Air. Sementara jumlah sambungan rumah mencapai 1.300. WTP ini juga memasok ke kawasan pesisir seperti Tihi-Tihi dan Selangan.

Suramin meminta kepada pelanggan untuk hemat penggunaan air. Pasalnya saat ini masuk dalam musim kemarau. Setelah masa perawatan, distribusi akan kembali normal secara bertahap. Tergantung kondisi jaringan distribusi di masing-masing wilayah.

"Jika ada keluhan segera laporkan kepada contact center Perumda Tirta Taman," pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
air bersih Bontang distribusi air Bontang WTP Bontang Lestari perawatan WTP perumda tirta taman