KALTIMPOST.ID- Polder Tanjung Laut belum bisa dimanfaatkan secara maksimal tahun ini. Meski kolam retensi dan badan jalan telah difungsikan, sejumlah fasilitas penunjang masih belum tersedia sehingga fungsi kawasan pengendali banjir tersebut belum berjalan optimal.
Kabid Sanitasi, Air Minum, dan Sumber Daya Air Dinas PUPRK Bontang Edi Suprapto mengatakan, pemanfaatan Polder Tanjung Laut tetap diarahkan berjalan tahun ini. Namun, penggunaannya masih terbatas pada infrastruktur utama yang telah tersedia.
“Kalau tahun ini tetap kita fungsikan, cuma belum maksimal,” kata Edi saat ikut bersama DPRD Bontang meninjau lokasi proyek, Senin (10/8/2026). Ia menjelaskan, fasilitas yang sudah dapat dimanfaatkan saat ini meliputi kolam dan badan jalan di kawasan polder. Sementara sejumlah sarana pendukung seperti area parkir, pompa, jogging track, dan fasilitas lainnya belum seluruhnya tersedia.
Kondisi tersebut membuat kawasan Polder Tanjung Laut belum dapat difungsikan secara utuh sesuai perencanaan. Padahal, keberadaan polder diharapkan menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan persoalan genangan, khususnya di kawasan Tanjung Laut dan sekitarnya.
Baca Juga: Jalan Berdebu Hingga Ancam Anak! Warga Tanjung Laut Protes Aktivitas Proyek Polder Rp 38,5 Miliar
Edi menyebut, Dinas PUPRK Bontang tengah berupaya mengusulkan pembangunan sejumlah fasilitas pendukung pada tahun anggaran berikutnya. Usulan tersebut diharapkan dapat melengkapi infrastruktur yang sudah terbangun sehingga fungsi polder bisa lebih optimal.
“Ya, kita lagi coba usulkan,” ucapnya. Selain fasilitas penunjang, usulan pengembangan juga mencakup kebutuhan kawasan yang sebelumnya menjadi perhatian dalam penyempurnaan Polder Tanjung Laut. Targetnya bukan sekadar menyelesaikan pembangunan fisik, tetapi memastikan kawasan tersebut benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut Edi, penyempurnaan fasilitas menjadi penting agar Polder Tanjung Laut dapat beroperasi sesuai fungsi utamanya. Salah satu target yang ingin dicapai adalah mengurangi persoalan genangan di kawasan sekitar.
“Paling tidak secara fungsi sudah bisa beroperasi. Artinya, di depan Era Fresh ini tidak lagi genangan,” tutur dia. Dengan kondisi saat ini, pemanfaatan polder masih akan terus dimaksimalkan sembari menunggu realisasi sejumlah sarana pendukung. Pemerintah daerah juga perlu memastikan fasilitas utama dan penunjang dapat terintegrasi sehingga sistem pengendalian air di kawasan tersebut bekerja secara efektif. (riz)
Editor : Muhammad Rizki