KALTIMPOST.ID-Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Bontang berlangsung khidmat di Stadion Bessai Berinta, Senin (17/8). Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bertindak sebagai inspektur upacara.
Upacara diikuti jajaran Pemerintah Kota Bontang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta masyarakat.
Momentum tersebut menjadi ruang untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam mengisi kemerdekaan.
Rangkaian upacara dimulai dengan laporan komandan upacara kepada inspektur upacara. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengibaran Sang Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Bontang.
Baca Juga: Gratis 4.000 Bandeng! Torani Rayakan HUT ke-19 di Balikpapan dan Samarinda, Catat Jadwalnya
Seluruh peserta berdiri khidmat saat bendera Merah Putih perlahan dikibarkan. Prosesi dilanjutkan dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 kemudian dibacakan.
Memasuki detik-detik Proklamasi, bunyi sirine mengawali pembacaan Teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam.
Pelaksanaan upacara juga melibatkan personel TNI-Polri dan pelajar sebagai petugas pengibaran bendera.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bontang Deddy Haryanto mengatakan, seluruh petugas telah dipersiapkan dengan tanggung jawab masing-masing.
Letnan Dua Arhanud Sunandar dari Yon Arhanud 7/ABC dipercaya sebagai komandan kompi. Pengawal dari unsur TNI adalah Serda Adi Gusmawan dan Serda Han Han Ahmad Hambali.
Sementara dari Polres Bontang terdapat Bripda Muhammad Bayu Eka Prastia dan Bripda Muhammad Makzum Al Mathar.
Baca Juga: Panjat Pinang Meriahkan HUT Ke-81 RI di Sepinggan Baru Balikpapan, Libatkan Warga hingga Remaja
Untuk unsur pelajar, Natasya Aulia Putri dari SMK 1 Bontang dipercaya membawa baki. Rahmat Putra Grom dari SMA 1 Bontang bertugas sebagai komandan kelompok.
Muhammad Alviansyah Pratama dari SMA 2 Bontang mendapat tugas sebagai pembentang bendera.
Adapun posisi penggerek dipercayakan kepada Muhammad Afian Akbar Ramadhan yang juga berasal dari SMA 2 Bontang.
“Semua sudah dipersiapkan dan memiliki tugas masing-masing dalam pelaksanaan upacara,” kata Deddy.
Menurut dia, keterlibatan pelajar bersama personel TNI dan Polri menjadi bagian penting untuk memastikan prosesi pengibaran bendera berlangsung sesuai rencana.
Persiapan yang dilakukan sebelumnya diarahkan agar setiap petugas memahami peran dan mampu menjalankan tanggung jawab dengan baik.
“Sehingga prosesi pengibaran Bendera Pusaka berlangsung tertib dan lancar hingga seluruh rangkaian upacara selesai,” ujarnya.
Peringatan HUT ke-81 RI di Bontang tidak hanya menjadi seremoni tahunan. Momentum kemerdekaan sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, serta melanjutkan semangat perjuangan melalui kontribusi terhadap pembangunan daerah dan bangsa.
Keterlibatan berbagai unsur dalam upacara juga mencerminkan semangat kebersamaan. Dari pemerintah daerah, TNI-Polri hingga generasi muda, seluruhnya mengambil peran dalam memperingati perjalanan 81 tahun Indonesia merdeka. (kmf/rose/edw/rd)
Editor : Romdani.